Tanaman hidroponik di kebun Jogja Youth Farming. IDN Times/Daruwaskita
Saat ini, kata Mardi. Mereka mengelola lahan seluas 15 x 15 meter dalam lingkungan Yayasan Pendidikan (Yaspen) Mardiah, di Jalan Danau Tondano, Kelurahan Sumber Karya, sebagai lahan budidaya sayuran hidroponik.
Di tempat tersebut, terdapat sedikitnya empat jenis sayuran yang saat ini mereka budidayakan. Antara lain, kangkung, selada hijau, selada merah, dan pakcoy atau sawi botol.
"Memang biaya produksinya (teknologi hidroponik) sedikit lebih mahal dibandingkan yang konvensional. Sebab kita sendiri gunakan pipa paralon untuk wadah tanam dan nutrisi khusus untuk tanaman," ujar Mardi.
"Namun secara umum, keuntungannya jauh lebih tinggi. Walaupun sebenarnya harga jual sayuran hidroponik di Kota Binjai jauh lebih murah dibandingkan dengan harga jual sayuran hidroponik di Kota Medan," imbuhnya.