Sebuah kabar mengejutkan datang dari panggung akademik global dan memukul Sumatra Utara. Universitas Sumatera Utara (USU), salah satu kampus kebanggaan disorot tajam dalam sebuah laporan internasional. Bukan karena prestasi, melainkan karena masuk dalam kategori risiko tertinggi terkait integritas riset.
Laporan ini datang dari Research Integrity Risk Index (RI²), sebuah barometer global yang dirancang khusus untuk mengukur kejujuran dan etika dalam dunia penelitian di berbagai universitas dunia. Temuan ini tentu menjadi tamparan keras dan menimbulkan banyak pertanyaan: Apa yang sebenarnya terjadi di balik tembok kampus? Mengapa USU bisa sampai mendapat "bendera merah"?
Bagi kamu, baik sebagai mahasiswa, alumni, atau warga Sumut yang peduli dengan dunia pendidikan, ini adalah isu penting. Berikut adalah lima fakta kunci yang berhasil dirangkum untuk membantumu memahami situasi genting ini.