Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pesawat F-16 saat hendak melaksanakan latihan
Pesawat F-16 saat hendak melaksanakan latihan (IDN Times/ dok Lanud Rsn)

IDN Times, Pekanbaru - TNI Angkatan Udara (AU) bersama Republic of Singapore Air Force (RSAF) gelar latihan bersama (Latma) di wilayah udara Provinsi Riau. Latma yang bersandi Bilateral Fighter Interaction (BFI) itu, merupakan latihan berkelanjutan angkatan udara kedua negara.

Dalam latihan ini, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) sebagai pangkalan penyiap dan pendukung utama pelaksanaan latihan. Selain itu, Lanud Dan juga berperan sebagai pusat kendali operasi udara.

"Latma ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme penerbang tempur," ucap Komandan Lanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris, Minggu (15/2/2026).

Marsma TNI Abdul Haris menegaskan, kesiapan Lanud Rsn dalam mendukung berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

"Lanud Roesmin Nurjadin selalu siap menjadi tuan rumah dalam setiap kegiatan latihan bersama, yang digelar selama sepekan terakhir. ini sebagai wujud komitmen kami mendukung penguatan kerja sama pertahanan udara. Keberhasilan Latma BFI ini menunjukkan kesiapan operasional TNI AU yang semakin adaptif dan modern dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan," tegasnya.

1. Libatkan penerbang tempur terbaik F-I6

Komandan Lanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris (IDN Times/ dok Lanud Rsn)

Dalam Latma ini, dilaksanakan training area Lanud Rsn, yang melibatkan penerbang tempur terbaik TNI AU yang mengoperasikan pesawat F-16. Para penerbang ini berasal dari Skadron Udara 16 Wing Udara 3.1 Tempur dan Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 Wing Udara 3.2 Tempur yang bermarkas di Lanud Iswahjudi Madiun.

"Keterlibatan lintas wing dan skadron ini mencerminkan soliditas serta kesiapan operasional TNI AU dalam melaksanakan operasi udara secara terpadu, terintegrasi dan profesional," ujar Marsma TNI Abdul Haris.

2. Gelar Basic Fighter Maneuver

Latihan Basic Fighter Maneuver (IDN Times/ dok Lanud Rsn)

Dalam latihan ini, para penerbang tempur melaksanakan latihan Basic Fighter Maneuver. Latihan ini adalah aksi tempur udara jarak dekat satu lawan satu yang taktis. Biasanya digunakan untuk mendapatkan keunggulan posisi, yang sering disebut 'dogfighting'.

"Manuver ini menggabungkan dasar-dasar penerbangan aerodinamis dengan manajemen energi-energi spesifik dan geometri pengejaran untuk mencapai solusi penembakan (ofensif) atau mencegahnya (defensif)," ujar Komandan Wing Udara 3.1 Tempur Kolonel (Pnb) Adhi Safarul Akbar selaku Direktur Latihan BFI dari TNI AU.

3. Latihan isi bahan bakar di udara

TNI AU bersama RSAF menggelar latihan AAR (IDN Times/ dok Lanud Rsn)

Selain Basic Fighter Maneuver, Latma Ini juga menggelar Air to Air Refueling (AAR), atau pengisian bahan bakar di udara dengan pesawat A-330 Multi Role Tanker Transport (MRTT) milik RSAF. Pada latihan ini, penerbang tempur dituntut untuk memiliki tingkat presisi tinggi, disiplin prosedur, serta koordinasi dan kepercayaan penuh antar awak pesawat yang terlibat.

"Pada sesi ini, menjadi sarana penting untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan penerbang. Keberhasilan AAR mencerminkan tingkat kepercayaan dan kerja sama yang solid antara TNI AU dan RSAF," pungkas Kolonel (Pnb) Adhi Safarul Akbar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team