Pekanbaru, IDN Times - Lima ton garam atau NaCI telah disemai melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau dalam sepekan ini. Langkah ini dilakukan untuk memicu hujan buatan di wilayah yang dinilai rawan dan memiliki potensi awan hujan.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini tengah menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Bumi Lancang Kuning.
Kabid Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Jim Gafur mengatakan, penyemaian dilakukan secara bertahap sesuai potensi awan yang terpantau.
"Sudah lima ton garam yang disemai sejak Senin kemarin. Jumat kemarin kita laksanakan dengan satu kali penerbangan atau sortie penyemaian awan di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan," ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Sebelumnya, Pemprov Riau telah menetapkan status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi sejak 13 Februari hingga 30 November 2026.
