Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20250826-WA0037.jpg
Sosialisasi MediaMIND 2025 yang digelar di Gedung IKATSI USU, Selasa (26/8/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)

Intinya sih...

  • Tema Media Mind 2025: penggalian potensi ekonomi, inovasi, dan industrialisasi sumber daya alam

  • Inalum berusaha swasembada aluminium dengan menggunakan renewable energy

  • Kompetisi terbagi dalam empat kategori utama: teks, foto, video, dan infografis

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) kembali menggelar Media Mind 2025. Kompetisi jurnalistik yang digelar untuk para jurnalis dan mahasiswa ini akan memerebutkan total hadiah Rp450 juta.

Sosialisasi digelar PT Inalum selaku anggota holding MIND ID di Gedung IKATSI USU, Selasa (26/8/2025). Head of Corporate Communication Mind ID, Pratiwa Dyatmika, mengatakan tahun ini tema kompetisinya adalah "Menambang Potensi Menggerakkan Ekonomi".

1. Menekankan pada penggalian potensi ekonomi, inovasi, dan industrialisasi sumber daya alam

Sosialisasi MediaMIND 2025 yang digelar di Gedung IKATSI USU, Selasa (26/8/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)

Pratiwa menambahkan, tema besar Media Mind 2025 menekankan pada penggalian potensi ekonomi, inovasi, dan industrialisasi sumber daya alam yang memberi dampak luas bagi bangsa, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja bagi UMKM, hingga penguatan ketahanan nasional. Sebagai informasi, Holding Industri Pertambangan Indonesia atau Mining Industry Indonesia (Mind ID) menaungi sejumlah perusahaan strategis nasional, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), dan PT Timah Tbk.

“Kompetisi ini tidak hanya membicarakan soal tambang atau eksplorasi mineral, tetapi juga mendorong lahirnya ide dan karya yang menggali potensi ekonomi serta inovasi bagi Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya yang berbeda dari kompetisi tahun ini adalah memakai format site visit seperti 2 tahun lalu. Bedanya ada 50 jurnalis yang nantinya akan lolos dari tahap regional ke site visit dengan meliput langsung ke wilayah holding MIND ID.

“Pandangan dari calon pemimpin bangsa sudah perlu kita dengar sejak sekarang. Mahasiswa Indonesia terbukti aktif menulis, membedah isu-isu secara mendalam, dan menghasilkan karya komprehensif," bebernya.

2. Upaya Inalum melakukan swasembada aluminium

PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). (dok. Inalum)

Sementara Head of Corporate Communications Inalum Utrich Farzah mengatakan Inalum sudah berusia 49 tahun dan sejak awal sudah menggunakan rewenable energy. Para jurnalis maupun mahasiswa bisa membedah lebih dalam soal hilirisasi Inalum.

"Sebelum istilah sustainability digadang-gadang, kami sudah menggunakan sejak awal berdiri. Kami bergantung kepada Danau Toba dengan 2 PLTA yang bisa menghasilkan listrik dengan 603 megawatt. Saat ini Inalum mendapat mandatory untuk swasembada aluminiumsesuai hasta cita pemerintah. Dengan keberadan Smelter Grade Alumina Refenrey (SGAR) 1 dan 2 di Mempawah kami akan meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan domestik dalam negeri," kata Utrich.

Pada kesempatan itu Al Jufri selaku Grup Head Business Development membedah secara singkat soal proses hilirisasi yang dilakukan Inalum sebagai holding MIND ID.

"PT Borneo Alumina Indonesia akan beroperasi komersil. Ketergantungan alumina impor sudah selesai. Saat ini 56 persen pangsa pasar impor sedang kita upayakan caranya agar dipasok dari domestik. Semua rantai nilai dilakukan dalam negeri, kontraktor lokal, nasional, masyarakat," bebernya.

3. Terbagi dalam empat kategori

Sosialisasi MediaMIND 2025 yang digelar di Gedung IKATSI USU, Selasa (26/8/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)

Kompetisi terbagi dalam empat kategori utama: teks, foto, video, dan infografis. Khusus kategori foto, dibuka subkategori baru yakni foto cerita atau foto essai. Pengumpulan karya deadline hingga 4 September 2025 mendatang.

Kemudian 50 finalis yang kemudian dibagi menjadi 10 kelompok lintas kategori. Para finalis akan mendapatkan pembekalan dari jurnalis serta fotografer senior, sekaligus menjalani liputan khusus di lapangan.

Karya para finalis akan dinilai oleh dewan juri independen, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada November 2025. Selain juara tiap kategori, akan dipilih juga Best of the Best sebagai karya terbaik dari yang terbaik.

Editorial Team