Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)
ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Intinya sih...

  • Harga emas terus naik tanpa jeda, mencetak rekor tertinggi baru di atas Rp3 juta per gramnya.

  • Gunawan Benjamin merekomendasikan membeli emas batangan, pastikan uang beli emas merupakan dana yang tidak terpakai sama sekali, dan memperhatikan dinamika politik atau ekonomi yang berkembang.

  • Masyarakat yang sudah memiliki emas bisa mempertimbangkan untuk beli, menyimpan, atau menjualnya berdasarkan informasi tersebut. Disarankan untuk menyimpan emas dengan potensi harga terus naik di tengah gejolak politik dan ekonomi dunia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Belakangan ini tren kenaikan harga emas seakan terjadi tanpa jeda. Emas terus mencetak rekor tertinggi barunya. Sehingga, kian membuat siapapun ragu untuk membelinya seperti di kondisi harga yang sangat mahal saat ini. Bahkan, toko emas ada yang sudah menjual dengan harga diatas Rp3 juta per gramnya.

Pastinya, bagi pedagang emas, kenaikan harga saat ini justru bisa saja membuat mereka tidak memiliki pasokan emas untuk dijual. Sebab, disaat harga emas naik, pedagang tentunya akan mempertimbangkan resiko koreksi (turun). Jika ada pedagang yang berani membeli diposisi harga yang mahal, maka dia akan mematok margin tinggi untuk mengurangi resiko penurunan.

Alhasil harga emas di pasar bisa sangat beragam, dan bisa sangat jauh diatas harga konversi emas dunia dengan mata uang Rupiah. Untuk itu beberapa tips bagi masyarakat yang ingin atau sudah memiliki emas sebelumnya.

1. Membeli emas batangan ketimbang membeli emas perhiasan

ilustrasi emas (unsplash.com/FIGIST CO)

Pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin memberikan tips bagi yang baru akan memulai berinvestasi emas.

Dia merekomendasikan untuk membeli emas batangan ketimbang membeli emas perhiasan.

2. Pastikan uang beli emas merupakan dana yang tidak terpakai sama sekali

ilustrasi emas (unsplash.com/Zlaťáky.cz)

Selanjutnya, pastikan bahwa uang yang digunakan untuk membeli emas tersebut merupakan excess fund, atau dana yang tidak terpakai sama sekali. Bukan dana menganggur sementara yang suatu saat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

Pembeli juga dapat memperhatikan dinamika politik atau ekonomi yang berkembang.

Disaat ekonomi ataupun kondisi politik memburuk, maka harga emas berpeluang untuk naik, namun berlaku juga sebaliknya.

3. Masyarakat yang sudah memiliki emas bisa mempertimbangkan untuk beli atau menyimpan

ilustrasi emas (pexels.com/RDNE Stock project)

Masyarakat yang baru akan memulai membeli emas bisa menjadikan informasi tersebut untuk melakukan pembelian. Tetapi, bagi masyarakat yang sudah memiliki emas bisa menjadikan hal tersebut sebagai pertimbangan untuk membeli lagi, menyimpan atau menjualnya.

"Saya menilai untuk saat ini harga emas masih dinaungi kabar baik ditengah gejolak politik dan ekonomi dunia. Sehingga saya merekomendasikan hold (simpan) bagi masyarakat yang sudah memiliki emas. Harga emas bisa saja terus mencetak rekor tertinggi barunya nanti. Terlebih jika tensi geopolitik dan geoekonomki memburuk. Jika semakin dekat potensi perang dunia ketiga terjadi, maka semakin besar pelung harga emas untuk terus naik," jelasnya.

Editorial Team