ilustrasi mengendarai Tuktuk (unsplash.com/Jonathan Ceballos)
Pengoperasian Tuktuk dimulai dengan memasukkan kunci di lubang sebelah setang. Kemudian putar dua kali hingga lampu menyala. Langkah selanjutnya adalah menetralkan persneling yaitu dengan menarik tuas di satu sisi ke setang dan putar pegangan hingga lampu hijau. Setelahnya, putar kunci lebih jauh hingga Tuktuk hidup dan dapat dijalankan seperti mobil. Tarik rem di kaki dan aktifkan persneling (dengan cara yang sama dengan menetralkan persneling). Langkah terakhir sebelum berjalan adalah lepaskan rem tangan di lantai sembari melepaskan rem kaki dan injak kopling perlahan.
Untuk menambah kecepatan gunakan gas di tangan seperti sepeda motor. Perhatikan juga untuk menaikkan persneling jika kecepatan bertambah dengan menarik tuas pada setang dan menurunkannya. Sebaliknya untuk menurunkan gigi, tuas ditarik dan putar setang ke atas. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan gunakan tombol di setang untuk menghidupkan lampu, klakson juga mengaktifkan wiper kaca.
Saat ingin berhenti, lakukan pengereman dengan rem kaki. Parkir di tempat yang tersedia dan jangan lupa pasang kembali rem tangan sebelum melepas rem kaki. Terakhir lepaskan kunci dari kontak dan kembalikan ke tempat penyewaan.
Nah, setelah mengetahui beberapa informasi mengenai Tuktuk, apakah kamu tertarik untuk menggunakan transportasi ini? Kamu bisa nantinya mengalami ini ketika pergi jalan-jalan ke Thailand, India, Sri Lanka dan daerah Asia lainnya. Atau sebagai gantinya naik bajaj saja dulu di Jakarta. Semoga bermanfaat.