Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gajah Betina Mati di Aceh Timur, Diduga Keracunan
Gajah Sumatera ditemukan mati di Kabupaten Aceh Timur. (Dokumentasi BKSDA Aceh untuk IDN Times)

Banda Aceh, IDN Times - Satu individu Gajah Sumatera atau Elephas maximus sumatranus liar ditemukan mati, pada Jumat (31/1/2025). Kematian satwa liar dilindungi tersebut diduga akibat keracunan.

“Sekira pukul 17.40 WIB, gajah liar tersebut mati,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Ujang Wisnu Barata, saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (5/2/2025).

1. Awalnya warga menemukan gajah liar sakit, diduga keracunan

Gajah Sumatera ditemukan mati di Kabupaten Aceh Timur. (Dokumentasi BKSDA Aceh untuk IDN Times)

Ujang mengatakan Resor Konservasi Eksitu Langsa mendapatkan informasi dari Elephant Protection Team (EPT) terkait satu individu Gajah Sumatera liar sakit, pada Selasa (21/1/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas beserta tim medis kemudian bergerak ke lokasi yang berada di Gampong Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. 

Mereka selanjutnya melakukan pengecekan dan penanganan medis, pada Rabu (22/1/2025). Hasil pemeriksaan, kata Ujang, teridentifikasi gajah liar berjenis kelamin betina tersebut berumur lebih kurang tujuh sampai delapan tahun dan berat badan sekitar satu ton. 

“Hasil pemeriksaan fisik diketahui kondisi mulut dan lidah telah infeksi berwarna merah dan bernanah, feses berwarna hitam dan berukuran kecil,” kata Ujang.

Hasil diagnosa sementara, kemungkinan besar organ pencernaan mengalami kerusakan atau infeksi. Lalu bagian vagina mengalami pendarahan diduga akibat mengkonsumsi yang mengandung racun atau sejenisnya.

“Yang berdampak terhadap kerusakan pencernaan bagian dalam,” imbuhnya.

2. Sempat menjalani perawatan medis selama beberapa hari

Gajah Sumatera ditemukan mati di Kabupaten Aceh Timur. (Dokumentasi BKSDA Aceh untuk IDN Times)

Ujang mengatakan gajah tersebut sempat mendapatkan infus, suntik antibiotik, dan vitamin untuk waktu 48 jam. Selain itu, tim mengambil sampel darah dan feses untuk dapat dilakukan uji laboratorium.

Meski sempat diberikan cairan tambahan, obat, dan vitamin, namun kondisi satwa liar tersebut dilindungi tersebut tidak menunjukan kemajuan. Bahkan urin dan feses masih berwarna hitam serta berbau busuk.

Kondisi gajah betina tersebut, kata Ujang, sempat lebih baik dari sebelumnya, pada Senin (27/1/2025). Gajah itu malah terlihat bergerak ke dalam hutan sekunder. Akan tetapi, satwa liar itu kembali ditemukan dalam kondisi lemas dan kemudian mati, pada Jumat (31/1/2025).

“Selanjutnya dilakukan nekropsi atau bedah bangkai untuk mengambil beberapa organ bagian dalam guna dilakukan uji laboratorium, setelah itu kemudian dikuburkan,” kata Ujang.

3. Sekilas tentang Gajah Sumatera

Satu individu Gajah Sumatera di Kabupaten Aceh Jaya. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Gajah Sumatra (Elephas Maximus Sumatranus) merupakan salah satu jenis satwa liar dilindungi di Indonesia. Itu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi.

Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis, beresiko tinggi untuk punah di alam liar.

BKSDA Aceh mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar Gajah Sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian satwa liar dilindungi yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editorial Team