ilustrasi deep talk (unsplash.com/Priscilla Du Preez 🇨🇦)
Rasa sayang memang penting, tapi itu tidak cukup untuk menghadapi dampak trauma. Hubungan yang sehat membutuhkan keterampilan dan strategi agar bisa benar-benar mendukung proses penyembuhan.
Hal-hal seperti komunikasi terbuka tentang trauma, teknik pernapasan atau grounding untuk menenangkan diri, terapi individu maupun pasangan, serta batasan yang jelas menjadi kunci penting. Prosesnya tidak selalu mulus, ada saat-saat penuh tantangan. Tapi dengan kesabaran dan konsistensi, hubungan bisa menjadi ruang yang aman untuk bertumbuh bersama.
Hubungan asmara yang tulus memang bisa membantu penyembuhan trauma, tapi bukan berarti otomatis menyembuhkan. Cinta yang penuh dukungan mampu menenangkan emosi, memberi pengalaman ikatan baru, dan meringankan beban psikologis. Namun, trauma juga bisa memicu tantangan dalam komunikasi maupun kedekatan.
Kuncinya adalah kesadaran, lakukan proses penyembuhan diri, bangun komunikasi terbuka, tetapkan batasan, dan jangan ragu mencari bantuan profesional. Pasangan bisa menjadi teman seperjalanan yang berharga, tapi beban utama penyembuhan tetap berada pada diri sendiri.