Area transisi depan rumah sering dianggap sekadar ruang peralihan, padahal perannya sangat besar dalam membentuk kesan pertama sebuah hunian. Bagian ini menjadi jembatan antara area luar dan interior, sehingga perlu perencanaan matang agar tampil fungsional sekaligus estetis. Tanpa disadari, kenyamanan rumah sering kali ditentukan sejak langkah pertama menjejak area ini.
Selain berfungsi sebagai penanda visual, area transisi juga berperan dalam menciptakan suasana yang menyambut dan menenangkan. Pengaturan elemen, material, serta pencahayaan yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih hidup dan berkarakter. Supaya hasil akhirnya maksimal dan gak terasa asal, yuk mulai perhatikan detail pentingnya sejak awal!
