Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Ozoni, Sup Tahun Baru Khas Jepang, Simbol Keberuntungan
Ilustrasi sup ozoni (istockphoto.com/yasuhiroamano)

Apakah diantara kalian pernah memakan sup ozoni? Sup khas Jepang yang satu ini bukan hanya lezat tapi kental akan budaya Jepang. Bayangkan sebuah sup dengan kuah gurih yang didalamnya ada banyak potongan sayuran segar. Tak hanya itu, keberadaan mochi yang kenyal-kenyal akan membuat siapapun ketagihan.

Nah, sup ozoni ini selalu ada saat perayaan tahun baru di Jepang. Selain enak, konon menurut kepercayaan juga bisa bawa keberuntungan dan kebaikan. Seru kan? Yuk, kita jelajahi 5 fakta lain tentang sup ozoni.

1. Ada sejak zaman Heian di Jepang

Ilustrasi hidangan tahun baru (pixabay.com/HirokazuTouwaku )

Ozoni telah ada sejak zaman Heian di Jepang. Pada awalnya, ozoni disebut dengan nama "kuchitori" atau "kuchikiri" yang berarti memotong dalam bahasa Jepang. Hal ini mengacu pada tradisi memotong mochi menjadi potongan-potongan kecil dan menambahkannya ke dalam sup.

Sup ini pertama kali dianggap sebagai hidangan yang berkaitan dengan ritual keagamaan Shinto. Dalam tradisi Shinto, hidangan ini digunakan sebagai persembahan kepada dewa-dewa untuk menyambut tahun baru dan memohon berkah serta keselamatan untuk keluarga.

Seiring berjalannya waktu, ozoni menjadi lebih umum dan menjadi sajian pada setiap rumah saat perayaan tahun baru. Hidangan ini berkembang menjadi hidangan yang terkait dengan keberuntungan dan harapan untuk tahun yang baru.

2. Disajikan saat perayaan tahun baru

Ilustrasi sup tahun baru (istockphoto.com/Koichi Yosii)

Penyajian ozoni saat tahun baru merupakan sebuah tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad di Jepang. Masyarakat Jepang percaya bahwa dengan memakan ozoni, mereka dapat memulai tahun baru dengan memberikan keberuntungan dan keselamatan bagi keluarga mereka.

Ozoni dianggap sebagai hidangan yang istimewa karena membutuhkan waktu dan perhatian yang cukup selama proses persiapan. Bahan-bahan segar dipilih dengan cermat dan kuah dashi yang lezat dibuat dengan hati-hati. Setiap komponen dalam ozoni memiliki simbolisme dan makna khusus yang mencerminkan tradisi dan nilai-nilai budaya Jepang.

3. Menggunakan mochi sebagai bahan yang wajib ada dalam sup ini

Ilustrasi terbuat dari mochi (pixabay.com/minami1777)

Salah satu komponen utama dalam ozoni adalah mochi. Mochi terbuat dari adonan ketan yang dikukus dan kemudian dipukul dengan alat khusus hingga menjadi tekstur yang kenyal dan elastis.

Proses memukul mochi ini dikenal sebagai "mochitsuki". Mochi yang telah dipukul kemudian dipotong menjadi potongan-potongan kecil yang digunakan dalam penyajian ozoni.

Mochi memberikan rasa yang khas dan tekstur yang unik pada ozoni. Ketika dimasak dalam kuah dashi dan bersama dengan bahan tambahan lainnya, mochi menyerap cita rasa kuah dan memberikan tambahan kenyal yang lezat. Selain itu, mochi juga diyakini membawa keberuntungan dan keselamatan bagi mereka yang memakannya.

4. Setiap daerah memiliki variasi dalam isian sup

Ilustrasi sup tahun baru (istockphoto.com/Koichi Yosii)

Setiap daerah di Jepang memiliki variasi dalam penyajian ozoni. Mochi dalam ozoni dapat memiliki variasi bentuk, tergantung pada daerahnya. Beberapa daerah menggunakan mochi yang dipotong menjadi bentuk bulat atau bola, sementara yang lain menggunakan mochi yang dipotong menjadi bentuk persegi.

Selain mochi, bahan tambahan dalam ozoni juga dapat berbeda-beda. Beberapa daerah menggunakan sayuran seperti wortel, lobak, dan bayam. Beberapa daerah juga menambahkan bahan seperti ikan atau ayam untuk memberikan variasi rasa dan tekstur dalam sup.

Tak hanya itu, kuah dashi yang digunakan sebagai dasar ozoni biasanya terbuat dari kombu (rumput laut kering) dan katsuobushi (serutan ikan kering). Namun, beberapa daerah menggunakan variasi bumbu yang berbeda untuk memberikan sentuhan unik pada rasa ozoni.

5. Memiliki makna simbolis

Ilustrasi sup pembawa keberuntungan (istockphoto.com/kaorinne)

Ozoni memiliki makna simbolis yang kuat dalam budaya Jepang. Mochi yang kenyal dan tahan lama melambangkan ketahanan dan kekuatan. Sedangkan, kaldu dashi yang lezat dan gurih yang digunakan melambangkan keselamatan dan keberuntungan.

Ozoni sering kali dianggap sebagai hidangan pertama yang dimakan pada pagi hari saat tahun baru di Jepang. Konsep ini melambangkan awal yang baik dan keberlimpahan. Dengan memulai tahun baru dengan makan ozoni, diharapkan sisa tahun akan penuh dengan keberuntungan, kebahagiaan, dan kesuksesan.

Selain menyajikan cita rasa yang istimewa, sup ozoni juga membawa harapan akan awal yang baik. Jadi, jika Anda memiliki kesempatan untuk mencicipi hidangan ini, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan kelezatannya dan merasakan sentuhan tradisi Jepang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team