Comscore Tracker

Pakai VPN karena Medsos Down, Ini Bahayanya Menurut Menkominfo

Data pribadi bisa tersebar, apalagi VPN gratisan

Jakarta, IDN Times -Pembatasan penyebaran informasi di media sosial pada beberapa fitur yang dilakukan pemerintah sejak kerusuhan 22 Mei di Jakarta membuat para pengguna internet kesulitan. Terutama mengakses fitur-fitur whatsApp, facebook dan instagram.

Untuk mengakalinya, masyarakat  mengunggah Virtual Private Network (VPN) yang didapat gratis dengan mengunduh. Namun ternyata penggunaan VPN, apalagi yang gratisan berbahaya karena bisa membocorkan data pengguna. Hal itu diimbau Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara

Baca Juga: Teman yang Bunuh Novita, Gadis Simalungun Baru Dikenal Lewat Facebook

1. Rudiantara sarankan masyarakat tak gunakan VPN

Pakai VPN karena Medsos Down, Ini Bahayanya Menurut MenkominfoANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Berkaitan dengan masyarakat yang mulai menggunakan VPN agar fitur-fitur di media sosial tetap lancar, Rudiantara menyarankan agar masyarakat tidak menggunakan VPN. Ia menyampaikan, dengan penggunaan VPN yang gratis, maka data pengguna bisa berisiko tersebar dan disusupi malware.

"Apa mau pake VPN? Saya sarankan jangan. VPN itu ada yang gratis dan bayar. Kalau gratis bisa terekspos data-data kita. Bisa juga disusupi malware. Gak ada jaminan gak akan disusupi malware atau tereksposnya data kita," ujar Rudiantara di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Baca Juga: Hoaks Usai Pemilu, Rudiantara: Jangan Manas-Manasin, Kita Punya Satgas

2. Pemerintah hanya membatasi penyebaran informasi lewat foto dan video

Pakai VPN karena Medsos Down, Ini Bahayanya Menurut MenkominfoIDN Times/Irfan Fathurohman

Meski beberapa fitur dibatasi oleh pemerintah, Rudiantara menyampaikan bahwa pemerintah hanya membatasi penyebaran informasi melalui foto dan video. Sementara untuk teks, pemerintah tidak membatasinya.

"Itu soal videonya dan gambar. Kalau teks kan tidak, pemerintah tidak menutup sarana komunikasi masyarakat tapi lakukan pembatasan. Toh masih bisa teks," jelasnya.

3. Pembatasan penyebaran foto dan video di media sosial dinilai efektif

Pakai VPN karena Medsos Down, Ini Bahayanya Menurut MenkominfoANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Menurutnya, pembatasan informasi melalui foto dan video di media sosial cukup efektif untuk mengurangi isu hoaks dan provokatif. Ia menjelaskan, adanya pembatasan video dan foto lantaran melalui fitur itulah berita hoaks bisa tersebar cepat.

"Efektif, mengapa? Karena kalau kita menerima katakanlah pesan ada tulisan teks ada gambar, ada video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita? Video kan? Video tanpa teks dilahap aja," jelasnya.

Baca Juga: Kentang Goreng McD Bisa Menyembuhkan Kebotakan, Fakta atau Hoaks?

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya