Comscore Tracker

Di Usia Senja, Luka Modric Masih Jadi Juru Selamat Kroasia

Kroasia berhasil lolos 16 besar Piala Eropa

Jakarta, IDN Times - Kroasia akhirnya lolos dari lubang jarum. Runner up Piala Dunia 2018 itu akhirnya melangkah ke-16 besar. Kemenangan 3-1 atas Skotlandia mengantarkan Modric dkk lolos.

Luka Modric menjadi inspirator kemenangan Kroasia. Dia mencetak satu gol dan satu assist pada laga tersebut. Gol lainnya dicetak Vlasic dan Perisic. 

Modric pun menjaga asa di turnamen yang kemungkinan menjadi agenda terakhirnya di timnas sebelum pensiun. Di usia 35 tahun, playmaker Real Madrid itu masih menunjukkan sinarnya.

1. Modric terlibat aktif dalam permainan

Di Usia Senja, Luka Modric Masih Jadi Juru Selamat KroasiaLuka Modric bersama tim nasional Kroasia. (eurosport.com)

Di laga lawan Skotlandia, Modric menyajikan teror bagi Skotlandia sepanjang laga. Total, ia menorehkan 115 sentuhan di pertandingan tersebut, terbanyak di antara para pemain Kroasia yang lain. Ia banyak terlibat dalam permainan Kroasia.

Tidak cuma itu, Modric juga mampu menorehkan 98 umpan, dan hampir dua pertiga dari umpannya ini terjadi di area pertahanan Skotlandia. Ia mampu membagi bola dengan baik, dan menjadi titik distribusi serangan Kroasia di laga tersebut. Ia juga berhasil menyumbangkan asis untuk gol Ivan Perisic.

Puncaknya, saat laga berkedudukan 1-1, Modric muncul jadi pembeda. Sepakannya dari luar kotak penalti, dengan teknik apik menggunakan kaki bagian luar, merobek gawang Skotlandia. Lewat gol ini juga, ia resmi menahbiskan diri sebagai pencetak gol termuda dan tertua untuk Kroasia.

Baca Juga: Prediksi Inggris vs Kroasia, Donny Siregar: Three Lions Tetap Favorit!

2. Modric jadi motor serangan Kroasia di Piala Eropa 2020

Di Usia Senja, Luka Modric Masih Jadi Juru Selamat Kroasianytimes.com

Selain tampil apik di laga lawan Skotlandia, secara keseluruhan Modric juga masih menjadi motor serangan bagi Kroasia di Piala Eropa 2020. Catatan aksi menyerangnya jadi yang paling menonjol dibandingkan para pemain lain.

Whoscored mencatat, Modric jadi pemain dengan rataan umpan kunci tertinggi untuk Kroasia sejauh ini di Piala Eropa 2020, yakni 1,7 kali. Ia juga jadi pemain yang rutin mengalirkan bola, dengan rataan umpan per laga mencapai 75,3 kali, plus persentase kesuksesan sebesar 88,9%.

Tidak lupa juga, bersama Perisic, Andrej Kramaric, dan Mateo Kovacic, Modric menjadi penoreh asis bagi Kroasia dengan catatan satu asis. Di tengah usianya yang sudah memasuki pertengahan 30 tahun, ia jadi sosok kapten, pemimpin, dan motor permainan Kroasia.

3. Luka Modric mengundang pujian

Di Usia Senja, Luka Modric Masih Jadi Juru Selamat Kroasiatheweek.co.uk

Berkat kemampuan apiknya di laga lawan Skotlandia ini, Modric pun banjir pujian. Beberapa eks pemain Skotlandia memujinya, dan menyebut bahwa Modric adalah pemain dengan visi dan kekuatan fisik yang mumpuni. Salah satu sosok yang melempar pujian itu adalah Scott Brown.

"Menyenangkan sekali melihatnya (Modric). Ia bermain selama 90 menit di laga tersebut dan tampak masih bisa bermain lagi. Sentuhannya, visinya, dan caranya melindungi bola, luar biasa. Ia tampak mampu menjawab kepercayan yang diberikan kepadanya," ujar Brown, dilansir BBC.

Dengan kemampuannya ini, Luka Modric diprediksi tetap akan jadi tumpuan Kroasia di fase gugur Piala Eropa 2020. Sekarang, mereka hanya tinggal menunggu lawan di babak 16 besar, yang notabene merupakan runner-up Grup E.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Eropa 2020, Penyisihan hingga Final

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya