Comscore Tracker

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019

Beruntung yang bisa melihatnya!

Tahun 2019 banyak peristiwa langit indah yang terjadi dan bisa disaksikan. Mulai dari hujan meteor, gerhana, penampakan bulan hingga Galaksi Bima Sakti.

Lantas, kapan saja peristiwa terbaik tersebut terjadi? Dilansir dari Info Astronomy, inilah beberapa fenomena langit indah yang terjadi selama tahun 2019!

1. Supermoon, 19 Februari 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019mashable.com

Supermoon adalah peristiwa langit yang muncul ketika bulan dekat dengan bumi dalam orbit elipsnya. Pada tanggal tersebut, kamu akan melihat bulan lebih besar dari biasanya. Kamu akan melihat ukurannya 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada bulan purnama yang ada sepanjang 2019.

2. Oposisi Jupiter, 10 Juni 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019superstarfloraluk.com

Secara astronomi, oposisi berarti titik saat suatu planet berada di posisi berlawanan dari matahari. Itu sebabnya kita bisa melihat planet tersebut lebih terang dari biasanya. Planet Jupiter akan terlihat layaknya bintang kuning terang, namun tidak berkelip. Sementara, dengan teleskop, kamu bisa melihat planet ini lengkap dengan atmosfernya yang berupa badai merah besar dan empat satelitnya: Ia, Ganimede, Kalisto dan Europa.

3. Oposisi Saturnus, 9 Juli 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019saturn.jpl.nasa.gov

Pada tanggal tersebut kamu bisa melihat planet ini lebih terang. Meski begitu, kamu gak bisa melihat cincinnya karena jaraknya yang masih jauh dari bumi. Untuk itu, kamu perlu menyiapkan teleskop jika ingin melihatnya.

4. Gerhana Bulan Parsial, 17 Juli 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019timeanddate.com

Pada 2018 lalu, ada empat gerhana yang bisa dilihat di Indonesia. Sementara, di 2019 ini kamu masih bisa melihatnya kok. Akan ada gerhana bulan parsial atau lebih dikenal dengan sebutan gerhana bulan sebagian. Peristiwa ini terjadi saat sebagian penampakan bulan terhalang oleh bayangan umbra dari bumi.

Peristiwa ini terjadi selama 5 jam 34 menit. Adapun, fase parsialnya sendiri terjadi selama 2 jam 58 menit. Kamu bisa melihat 65 persen penampakan bulan yang tertutup umbra dari bumi. Gerhana ini bisa dilihat mulai pukul 01.34 WIB, sementara gerhana parsialnya terjadi pada 03.01 WIB. Lantas, puncaknya akan terjadi pada 04.30 WIB dan berakhir pada 05.59 WIB.

Baca Juga: Bukan Kiamat, 10 Hal Ini Berpotensi Hancurkan Bumi Menurut para Ahli! 

5. Hujan Meteor Perseid, 13 Agustus 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019popphoto.com

Meski terdengar mengerikan, hujan meteor bukan peristiwa yang berbahaya lho. Justru ini jadi momen seru buat kamu simak bareng-bareng. Hujan Meteor Perseid adalah hujan meteor terbaik yang terjadi setiap tahunnya. Pada 13 Agustus 2018 kamu bisa melihat meteor jatuh sekitar 50-100 meteor per jam.

Pengamatan bisa dimulai dari tengah malam. Adapun, kamu perlu menengadah ke arah langit timur laut untuk melihat rasi bintang Perseus. Kamu gak perlu teleskop untuk mengamati meteor-meteor ini, asal kamu berada di tempat yang minim polusi cahaya.

6. Pengamatan Galaksi Bimasakti, sepanjang Juni hingga Agustus

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019unsplash.com/Denis Degioanni

Mengamati Galaksi Bimasakti paling bagus dilakukan di musim kemarau, tepatnya sepanjang Juni hingga Agustus. Kamu bisa melihatnya dengan jelas dengan menjangkau tepat-tempat yang minim polusi cahaya, seperti pegunungan, pantai atau pedesaan.

Pengalamannya beda banget deh sama hasil jepretan kamera. Minimal, sekali seumur hidup kamu harus melihatnya langsung dengan mata kepalamu sendiri.

7. Hujan Meteor Orionid, 21 Oktober 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019soperth.com.au

Selain hujan meteor Perseid, salah satu hujan meteor terbaik adalah hujan meteor Orionid. Hujan meteor ini berasal dari remah-remah Komet Haley. Kamu bisa mengamati 10-20 meteor jatuh per jamnya saat puncaknya terjadi.

Kamu bisa berbaring bersama teman-temanmu untuk melakukan pengamatan ke arah rasi bintang Orion. Pakai jaket penting, biar gak masuk angin.

8. Hujan Meteor Geminid, 14 Desember 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019abcnews.com

Hujan meteor Geminid terbaik akan terjadi di akhir tahun 2019. Akan ada kurang lebih 80 meteor per jamnya. Berbeda dengan hujan meteor lain, waktu terbaik untuk melihat hujan meteor ini adalah pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Kamu bisa melihatnya sampai sebelum fajar tiba.

9. Gerhana Matahari Cincin, 26 Desember 2019

Hujan Meteor hingga GMC, Ini 9 Peristiwa Langit Terbaik di Tahun 2019appetitecontrolenergy.info

Bertepatan dengan peringatan 15 tahun gempa dan tsunami Aceh, pada 26 Desember 2019 kita bisa melihat peristiwa gerhana matahari cincin (GMC). Peristiwa yang akrab disebut ring of fire ini bisa disaksikan untuk wilayah-wilayah yang dilalui jalur cincin, yaitu Sumatera dan Kalimantan.

Selain itu, bisa juga disaksikan di Sinabang, Aceh Singkil, Pulau Simeulue, Sibolga, Balaipungut, Padangsidempuan, Tanjungpinang, Sungai Raya, Kijang, Pemangkat, Singkawang, Tanjung Selor dan Derawan.

Di luar wilayah tersebut, kamu hanya bisa melihat gerhana matahari parsial. Yang sampai bela-belain ke wilayah tersebut, gak ada ruginya.

Dari sembilan fenomena tersebut, mana yang paling menarik perhatianmu?

Baca Juga: Tahukah Kamu 5 Sumber Energi Paling Aneh Pengganti Minyak Bumi Ini?

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya