Comscore Tracker

Sedikit yang Tahu, Ini 4 Sosok Perempuan Hebat di Balik Sumpah Pemuda

Peran pahlawan perempuan jangan pernah dilupakan

Jakarta, IDN Times - Hari ini, 21 April 2021 diperingati Hari Kartini. Sebagai simbol mengenang jasa R.A Kartini dan perjuangan perempuan di Indonesia.

Tak sedikit perempuan yang jadi pahlawan nasional. Bahkan ada beberapa perempuan yang punya andil dalam Sumpah Pemuda dan menjadi bagian dari Kongres Pemuda II 1928.

Siapa saja dan apa peran mereka? Yuk simak

1. Nona Purnomowulan menjadi pembicara pertama

Sedikit yang Tahu, Ini 4 Sosok Perempuan Hebat di Balik Sumpah PemudaANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Dilansir dari Historia.id, nama Nona Poernowulan kala Kongres Pemuda II naik ke atas mimbar sebagai pembicara pertama. Kala itu, yang menjadi fokus pidatonya terkait usaha mencerdaskan bangsa. 

Poernowulan merupakan seorang guru yang aktif dalam bidang pendidikan dan pembinaan pemuda. Ia juga aktif dalam Jong Java. Poernowulan berpendapat, usaha untuk mencerdaskan bangsa harus disertai dengan usaha menciptakan suasana tertib dan disiplin dalam pendidikan.

Baca Juga: Jadi Ibu Pejabat, 10 Potret Pernikahan Witrie Gita dan Jimmy Sihombing

2. Siti Soendari berpidato dalam Bahasa Belanda

Sedikit yang Tahu, Ini 4 Sosok Perempuan Hebat di Balik Sumpah PemudaTwitter/@screw_rhif/Repro

Sejarawan JJ Rizal menyebutkan salah satu sosok perempuan tangguh lainnya yang juga hadir dalam Kongres Pemuda II kala itu adalah Siti Soendari. Dia kala itu juga berkesempatan menyampaikan pidato gagasannya. 

“Ia berpidato dalam bahasa Belanda saat acara. Sebab tidak mengerti bahasa Melayu,” ujar Rizal kepada IDN Times, Kamis (25/10/2018).

Namun, menurut Rizal, dua bulan setelahnya ketika Kongres Perempuan Nasional diadakan, Siti Soendari memilih bicara dalam Bahasa Indonesia yang telah disepakati menjadi bahasa persatuan.

3. Johanna Masdani Tumbuan yang masih belia

Sedikit yang Tahu, Ini 4 Sosok Perempuan Hebat di Balik Sumpah Pemuda(Museum Sumpah Pemuda) ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Ketika Kongres Pemuda dilaksanakan, Johanna Masdani Tumbuan masih berusia belia. Kala itu ia baru berusia 18 tahun. Namun sosok perempuan tangguh ini sudah aktif dalam perjuangan kemerdekaan. 

Johana juga pernah menerima beberapa penghargaan pada era Presiden Soeharto hingga Presiden BJ Habibie. Sejumlah penghargaan yang pernah diraih antara lain, medali Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia (1953), Bintang Satya Gerilya (1958), Bintang Satya Lencana Penegak (1967), Bintang Mahaputera Utama (1998) dan penghargaan lainnya. 

4. Suwarni Pringgodigdo yang menjadi anggota DPR dan perempuan lainnya

Sedikit yang Tahu, Ini 4 Sosok Perempuan Hebat di Balik Sumpah PemudaANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Wanita hebat lainnya yang turut hadir dalam Kongres Pemuda II kala itu adalah Suwarni Pringgodigdo. Sosok ini juga dikenal sebagai pendiri gerakan Istri Sedar. 

Tak hanya empat sosok keren ini, sejumlah nama seperti Emma Poeradiredja, Dien Pantouw, dan Non Tumbel juga turut menjadi bagian dari Kongres Ppemuda II. Keren ya perempuan-perempuan Indonesia ini.

Semoga Hari Sumpah Pemuda ini tak hanya sekadar seremonial, tapi sudah saatnya kita sebagai generasi muda mengerti makna perjuangan mereka sekaligus menerapkan nilai-nilai perjuangan itu ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Setuju guys

Baca Juga: Kisah Haru Agom, Tukang Becak Medan yang Dijebak Bawa Sabu 45 Kg

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya