Comscore Tracker

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallas

Langit yang indah pada Ramadan dan Idul Fitri

Bulan Mei ini terasa spesial. Soalnya bertepatan dengan Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu ada fenomena-fenoma alam yang akan terjadi di bulan ini.

Salah satunya hujan meteor yang dijadwalkan pada 5 Mei dan ada beberapa fenomena langit berikutnya. Penasaran? Ini dia 10 peristiwa langit pada Mei 2020.

1. Puncak hujan Meteor Eta-Akuarid pada 5 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasearthsky.org

Bulan ini dibuka dengan salah satu peristiwa langit yang cukup langka, yaitu hujan meteor Eta-Akuarid. Dilansir dari Space.com, meteor ini terbentuk dari partikel yang ditinggalkan oleh Komet Halley, komet yang hanya menampakkan dirinya sekali dalam 76 tahun. 

Sebenarnya hujan meteor ini terjadi dari tanggal 19 April hingga 26 Mei, namun puncaknya berada pada Selasa (5/5). Untuk mengamatinya, kamu harus menemukan rasi bintang Akuarius, di sanalah titik radian atau titik kemunculannya. 

Sebagai bocoran, rasi bintang tersebut berada di langit bagian timur hingga tenggara. Kamu bisa mulai mengamatinya dari pukul 03.00. Jadi kamu bisa meluangkan waktu saat sahur! Akan ada lusinan meteor per jamnya, termasuk beberapa bola api. Namun pastikan langitmu cukup cerah untuk bisa melihatnya lebih jelas.

2. Bulan purnama Milk Moon pada 7 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasexpress.co.uk

Bulan purnama di kuarter awal tahun memiliki julukannya tersendiri. Jika April lalu ia dinamakan Pink Moon, pada Mei ini, kamu bisa memanggilnya dengan sebutan Milk Moon atau Flower Moon

Dilansir dari Info Astronomy, di tanggal 7 Mei 2020, Bulan akan berhadapan langsung dengan Matahari di langit, sehingga seluruh permukaan yang menghadap Bumi akan memantulkan cahaya. Si satelit ini biasanya mulai tampak pada 17.45, siap menemanimu ketika berbuka puasa!

3. Puncak hujan meteor Eta-Lyrid pada 8 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasspace.com

Hujan meteor Lyrid terus menampakkan dirinya dari April lalu. Bagi kamu yang ketinggalan, kamu bisa menyaksikan puncaknya lagi pada 8 Mei 2020. Tidak sebesar sebelumnya memang, tapi cukup indah untuk disaksikan di waktu sahur dan berbuka puasa, lho!

Carilah hujan meteor ini di konstelasi Lyra yang berada di langit bagian utara. Akan ada sekitar tiga meteor per jamnya. Jadi, kamu harus ekstra teliti saat mengamati Eta-Lyrid. Agar lebih jelas, gunakanlah teleskop!

4. Asteroid Pallas menampakkan diri pada 11 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasspace.com

Pallas, salah satu asteroid terbesar dan tertua di tata surya akan menampakkan dirinya pada 11 Mei 2020. Pada saat itu, ia sedang berhenti bergerak untuk memutar balik orbitnya. 

Asteroid ini bisa diamati setelah tengah malam. Untuk mencarinya, kamu harus menemukan rasi bintang Sagitarius di langit bagian selatan. Pallas akan berada di atas puncak rasi bintang tersebut. 

5. Bulan, Jupiter, dan Saturnus membentuk formasi pada 13 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasin-the-sky.org

Selanjutnya, ada konjungsi antara Bulan, Jupiter, dan Saturnus pada 13 Mei 2020. Ketiganya akan tampak berdekatan dan membentuk formasi segitiga di langit malam. Jupiter akan berada di bagian atas, sedangkan Saturnus dan Bulan berperan sebagai kaki-kakinya. 

Pemandangan ini dapat disaksikan mulai dari tengah malam. Namun momen puncaknya berada pada sekitar pukul 04.45, menurut prediksi dari Info Astronomy. Jika kamu bisa mengamatinya dengan teleskop, kamu akan melihat cincin Saturnus dan satelit Jupiter, lho!

Baca Juga: Mitos atau Fakta, Uji Pengetahuanmu soal Fenomena Unik Dunia Hewan Ini

6. Konjungsi Bulan dan Mars pada 15 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallastelemundo.com

Mars memang menjadi tamu bulanan di langit malam kita. Kali ini, ia akan datang di pertengahan bulan, yaitu 15 Mei 2020. Tak sendirian, si planet merah tersebut akan ditemani juga oleh Bulan. 

Keduanya akan tampak sangat dekat, hanya terpisahkan jarak dua derajat ketika diamati dari Bumi. Untuk mengamatinya, kamu harus menengok ke arah langit timur sekitar pukul 00.30 waktu setempatmu. Mars akan terlihat kemerahan di samping Bulan sabit. 

7. Merkurius dan Venus bertemu pada 21 dan 22 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallascsmonitor.com

Coba keluarlah setelah Matahari terbenam pada 21 dan 22 Mei 2020. Di langit bagian barat laut, kamu akan melihat Merkurius dan Venus yang sedang berdekatan. Keduanya hanya terpisah jarak satu derajat jika diamati dari Bumi. 

Cukup mudah kok untuk membedakan keduanya. Merkurius akan berada di bawah dengan sinarnya yang redup. Sementara Venus akan terlihat jauh lebih terang layaknya Bulan sabit. Pemandangan ini cukup jarang terjadi, jadi pastikan kamu tidak melewatkannya, ya!

8. Saatnya mencari hilal pada 22 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasmsn-com.akamaized.net

Menjelang Idul Fitri, umat Islam selalu disibukkan untuk mencari hilal, yakni Bulan sabit muda. Ini akan menandai pergantian bulan dalam penanggalan Hijriah. Jika Bulan tersebut terlihat di sore hari tanggal 22 Mei 2020, maka keesokan harinya adalah tanggal 1 Syawal. Info Astronomy menyatakan bahwa 23 Mei 2020 merupakan fase bulan baru.

Secara teknis, kita tidak akan bisa mengamati peristiwa langit yang satu ini tanpa bantuan teleskop. Sebab Bulan tampak sangat redup karena ia memasuki fase bulan baru. Kalaupun terhalang dan tidak terlihat, maka puasa Ramadan digenapkan 30 hari, sesuai hukum yang berlaku. Biasanya warga Indonesia tinggal mengikuti keputusan pemerintah melalui sidang isbat.

9. Segitiga Bulan, Merkurius, dan Venus pada 24 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasjourneytothestars.com

Bertepatan dengan hari kedua Idul Fitri, langit akan menyuguhkan peristiwa langit lainnya. Dilansir dari Info Astronomy, kamu akan melihat Bulan, Merkurius, dan Venus membentuk formasi segitiga saat memasuki senja.

Untuk mengamatinya, kamu harus memfokuskan pandangan ke arah langit barat. Ketiganya akan berada di dekat garis cakrawala. Jadi, tempat terbaik untuk mengamatinya adalah di pantai. Bulan akan tampak samar, Merkurius terlihat seperti titik yang bercahaya, sementara Venus bersinar terang. 

10. Waktu terbaik mengamati gugus bintang M4 pada 28 Mei 2020

10 Fenomena Langit Mei 2020, Hujan Meteor Sampai Asteroid Pallasb-cdn.net

Bulan yang spesial ini ditutup dengan penampakan gugus bintang M4 atau Messier 4. Yang membuat benda langit ini indah adalah sebagian besar bintang penyusunnya adalah bintang muda. Warnanya pun putih terang seperti gambar di atas. 

Jika kamu tertarik untuk mengamatinya, coba tengok ke arah tenggara setelah Matahari terbenam. Pastikan langit di sekitarmu cerah. Dengan begitu, jutaan bintang di M4 akan terlihat dengan jelas.

Ayo pandangi langitmu mulai malam nanti. Semoga saja ada kesempatan untuk melihatnya.

Baca Juga: Selain Pelangi, Ini 7 Fenomena Alam di Langit yang Bikin Kamu Takjub 

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya