Comscore Tracker

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020

Waktu terbaik untuk mengamati planet tata surya

Setiap bulan banyak peristiwa langit yang terjadi, sebagian besar di antaranya bahkan tidak bisa terlihat oleh mata kita.

Juni lalu ada banyak fenomena tahunan yang terjadi, nah langit Juli akan menyuguhkan berbagai peristiwa yang tak kalah menakjubkan termasuk di antarnya hujan meteor!

Ingin tahu apa sajakah itu? Yuk, simak dan catat tanggalnya berikut ini, ya!

1. Bumi mencapai aphelion pada 4 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020tadst.com

Apa yang dimaksud dengan aphelion? Ini merupakan titik di mana Bumi berada pada titik terjauhnya dengan Matahari. Hal seperti ini dapat terjadi karena sesungguhnya jalur orbit Bumi berbentuk elips, bukan lingkaran sempurna.

“Jika kita berada di titik terjauh dengan Matahari, apakah suhu Bumi akan jadi semakin dingin?”

Banyak orang yang berpikiran seperti itu, namun ternyata aphelion dan perihelion (Bumi berada di titik terdekat dengan Matahari) tidak berdampak signifikan terhadap suhu Bumi. Dilansir dari Info Astronomy, pengaruh fenomena ini hanyalah mengecilnya diameter sudut Matahari dan berkurangnya paparan radiasi. Itu pun tidak terlalu signifikan karena beda jarak aphelion dan perihelion hanya sekitar tiga persen.

2. Konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus pada 5 hingga 6 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020futurecdn.net

Fenomena aphelion memang tidak menyuguhkan peristiwa langit yang bisa kita lihat. Namun keesokan harinya, yakni pada 5 hingga 6 Juli 2020, kamu akan menyaksikan konjungsi atau berdekatannya Bulan, Jupiter, dan Saturnus.

Tengoklah langit sebelah timur sekitar satu jam setelah Matahari terbenam. Di sana akan ada Bulan purnama yang ditemani oleh dua planet besar di tata surya tersebut. Namun kamu harus teliti karena keduanya tampak seperti titik bulat kecil yang bersinar terang. 

Awalnya, Bulan akan berdekatan dulu dengan Jupiter. Jarak keduanya hanya sekitar 1,51 derajat jika diamati dari Bumi. Kemudian, Bulan akan bergerak mendekati Saturnus hingga jaraknya 2,27 derajat. Jika ingin mengamatinya lebih jelas, kamu akan membutuhkan teropong atau teleskop.

3. Sang bintang kejora tampak sangat terang pada 8 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020futurecdn.net

Venus, sang bintang kejora memang sering menampakkan dirinya di langit kita. Pada 8 Juli 2020 dini hari, planet tersebut akan tampak begitu terang.

Untuk mengamatinya, kamu harus mengamati langit bagian timur. Venus akan berada sekitar 10 derajat dari cakrawala menjelang waktu subuh.

4. Konjungsi Bulan dan Mars pada 12 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020indiatimes.in

Planet berikutnya yang akan mendatangi kita adalah Mars. Pada 12 Juli 2020, sang planet merah akan bertemu dengan Bulan. Menurut laporan dari Space Tourism Guide, keduanya hanya akan terpisah sejauh 1,46 derajat dengan satu sama lain. 

Untuk mengamatinya, kamu perlu mengamati langit bagian timur sekitar pukul 00.00 waktu daerahmu. Menurut laporan Info Astronomy, Bulan akan berada pada ketinggian 17 derajat sedangkan Mars pada ketinggian 28 derajat dari cakrawala. 

Tak sulit mengamatinya, kamu hanya perlu menemukan Bulan. Kemudian carilah benda bersinar yang berwarna kemerahan di sekitarnya. Untuk pengamatan yang lebih jelas, kamu bisa menggunakan teleskop.

5. Jupiter mencapai titik oposisi pada 14 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020abcnews.com

Fenomena sejajarnya Matahari, Bumi, dan planet luar disebut sebagai oposisi. Pada 14 Juli 2020, planet yang berada pada titik tersebut adalah Jupiter. Lalu apa dampaknya pada Bumi?

Ketika fenomena ini terjadi, si planet terbesar dalam tata surya tersebut sedang berada pada titik terdekatnya dengan Bumi. Tepat berseberangan dengan Matahari. Jupiter pun akan terlihat dekat dari jarak pandang kita. Namun tetap saja, jangan membayangkannya akan sebesar Bulan, ya!

Planet tersebut akan terlihat lebih terang, kecil, persis seperti bintang namun tak berkelap-kelip. Untuk mengamatinya, kamu perlu menengok langit bagian timur. Ia akan berada di angkasa sepanjang malam.

Baca Juga: Ini 7 Mitos Gerhana Matahari yang Harus Kamu Ketahui Kebenarannya!

6. Bulan, Venus, dan Aldebaran akan membentuk segitiga pada 17 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020thoughtco.com

Peristiwa yang satu ini cukup langka, lho! Sang bintang kejora akan menampakkan dirinya lagi. Namun ia tak sendirian.

Akan ada Bulan dan Aldebaran yang menemaninya. Kamu mungkin belum familier dengan nama “Aldebaran”. Ia merupakan bintang besar paling terang yang berada di konstelasi Taurus. 

Ketiga benda langit tersebut akan membentuk formasi segitiga di angkasa, tepatnya pada langit bagian timur. Peristiwa yang indah ini tak boleh kamu lewatkan. Bangunlah pagi-pagi sekitar pukul 04.00 waktu setempatmu untuk menyaksikannya, ya!

7. Saturnus mencapai oposisi pada 20 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020picdn.net

Menyusul langkah Jupiter, Saturnus akan mencapai titik oposisinya pada 20 Juli 2020. Seperti penjelasan sebelumnya, ini berarti bahwa Matahari, Bumi, dan si planet cincin akan berada dalam satu garis lurus. 

Dalam artian lain, inilah waktu terbaik untuk mengamati Saturnus di angkasa. Planet tersebut akan terlihat seperti bintang berwarna kuning dari Bumi jika dilihat dengan mata telanjang. Namun jika diamati dengan teleskop, kamu bisa melihat cincinnya dengan jelas. Lagi-lagi, fenomena ini berada di langit bagian timur, ya!

8. Merkurius bersinar terang pada 24 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020solarsystem.nasa.gov

Planet yang tampil terakhir di bulan ini adalah si kecil Merkurius. 24 Juli 2020 adalah satu di antara beberapa waktu yang tepat untuk mengamati planet tersebut. Hal ini jarang terjadi, lho! Maka dari itu, kamu tak boleh melewatkannya. 

Untuk mengamati Merkurius, kamu harus bangun di dini hari, tepat sebelum Matahari terbit. Tengoklah langit bagian timur, planet tersebut akan berada 17 derajat di atas cakrawala. Jika kamu melihat titik kecil yang bersinar terang, itu berarti kamu telah menemukan Merkurius. 

9. Puncak hujan meteor Piscis Austrinid pada 28 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020theconversation.com

Setelah sekian lama tak bertemu dengan hujan meteor, rasa rindumu terobati di 28 Juli 2020. Piscis Austrinid akan menghiasi angkasa, tepatnya di langit bagian tenggara.

Hujan meteor ini akan terjadi sekitar pukul 3.00 dini hari waktu setempatmu. Kamu akan menyaksikan sekitar lima meteor per jamnya. 

10. Puncak hujan meteor Delta Akuarid Selatan pada 29 Juli 2020

Puncak Hujan Meteor, Ini 10 Peristiwa Langit Terbaik Bulan Juli 2020australiangeographic.com.au

Bulan Juli ditutup dengan hujan meteor lainnya, yakni Delta Akuarid Selatan. Lebih masif daripada Piscis Austrinid, akan ada sekitar 20 meteor yang tampak per jamnya. Namun kamu tak perlu khawatir karena semua meteor itu akan habis terbakar sebelum menyentuh permukaan Bumi. 

Kabar baiknya lagi, Delta Akuarid Selatan dapat diamati dengan mata telanjang. Kamu hanya perlu menengok langit bagian selatan mulai pukul 21.00 waktu setempat.

Titik muncul meteor berada di rasi bintang Aquarius. Peristiwa ini akan terjadi sepanjang malam hingga Matahari terbit, lho

Itulah peristiwa langit yang bakal terjadi pada bulan Juli 2020!

Baca Juga: Bikin Gemetar, Ini 5 Teori Konspirasi soal UFO Paling Populer di Dunia

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya