Medan, IDN Times- PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) bersama Komisi XII DPR RI dan sejumlah BUMN Pertamina, Antam, PLN, BRI, dan BTN menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatra Utara. Bantuan ini menyasar masyarakat di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Mandailing Natal.
Inalum Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bang dan Longsor Sumut

Intinya sih...
Bantuan dipusatkan di Kantor Inalum
Bantuan berupa obat-obatan vitamin dan sembako
Ratusan ribu orang terdampak, 116 korban jiwa
1. Bantuan dipusatkan di Kantor Inalum
Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Penghubung Inalum Kota Medan. Sinergi dengan Komisi XII DPR RI, Inalum, dan BUMN lain dalam membantu masyarakat yang saat ini menghadapi masa pemulihan pascabencana.
“Kami memahami banyak keluarga sedang berjuang melewati masa sulit. Bantuan ini memang tidak mampu menghapus semua beban, namun kami berharap dapat meringankan kebutuhan paling mendesak. Inalum akan selalu berusaha hadir dan membantu sebisa kami,” ujar Kepala Divisi CSR Inalum Susyam Widodo.
2. Bantuan berupa obat-obatan vitamin dan sembako
Inalum menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, vitamin, dan paket sembako. Adapun lima BUMN lainnya menyalurkan bantuan melalui BPBD Provinsi Sumatera Utara untuk didistribusikan langsung ke masyarakat terdampak.
Sinergi penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan warga, memastikan ketersediaan kebutuhan dasar, serta memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Utara.
3. Ratusan ribu orang terdampak, 116 korban jiwa
Untuk Sumut dari Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat data sementara ada 116 orang meninggal dunia hingga Jumat (28/11/2025) petang. Sementara 42 orang masih dalam pencarian. Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan dampak korban jiwa paling banyak, yakni 47 orang. Disusul Tapanuli Selatan 32 orang, Sibolga 17 orang, Tapanuli Utara 110rang, Humbang Hasundutan 6 orang, Kabupaten Pakpakbharat 2 orang dan Padangsidimpuan 1 orang.
Dalam situasi darurat yang berlangsung di tiga provinsi pemerintah menetapkan Tarutung, Tapanuli Utara sebagai pusat posko utama penanganan bencana.