Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3.198 Warga Mengungsi, 44 Tewas, dan 15 Hilang di Banjir Bandang, Sumbar (SatelitNews)
3.198 Warga Mengungsi, 44 Tewas, dan 15 Hilang di Banjir Bandang, Sumbar (SatelitNews)

IDN Times, Pekanbaru - Dua orang penyidik dari Polda Riau menjadi korban dalam bencana alam yang terjadi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Kedua orang penyidik itu adalah Ipda Angga Mufajar dan Brigpol Tri Irwansyah.

Kedua orang polisi tersebut, merupakan penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karbianto saat dikonfirmasi IDN Times, membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, Brigpol Tri Irwansyah telah ditemukan dengan kondisi telah meninggal dunia. Sedangkan Ipda Angga Mufajar, hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

"Benar dua anggota kami yang merupakan penyidik Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum), menjadi korban bencana alam di Sumbar," kata Kombes Pol Anom, Sabtu (29/11/2025).

"Anggota atas nama Brigpol Tri Irwansyah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan untuk anggota atas nama Ipda Angga Mufajar, hingga saat ini masih dalam pencarian," sambungnya.

Di lokasi kejadian, satu unit mobil minibus hitam jenis Toyota dengan nomor plat BM 1370 AAJ ditemukan tertimbun lumpur dan material kayu di Jembatan Kembar tersebut. Mobil itu, diketahui digunakan kedua polisi tersebut dari Pekanbaru ke Padang.

1. Brigpol Tri Irwansyah dikebumikan

Foto duka Brigpol Tri Irwansyah (IDN Times/ dok Polda Riau)

Setibanya di Pekanbaru, jenazah Brigpol Tri Irwansyah langsung dibawa ke ke rumah duka terlebih dahulu. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Delima Kota Pekanbaru, tidak jauh dari kediamannya yang berada di Jalan Srikandi.

Proses pemakaman Brigpol Tri Irwansyah dilakukan secara kedinasan. Tampak, sejumlah personel Brimob Polda Riau berbaris rapi sambil memegang senjata.

Tampak juga pelayat memadati tempat terakhir Brigpol Tri Irwansyah. Mulai dari keluarga, tetangga, rekan dan kerabatnya.

Brigpol Tri Irwansyah diketahui bakal mendapat pangkat satu tingkat lebih tinggi, yakni Bripka Anumerta.

"Saya sudah laporkan ke pimpinan, ke Bapak Kapolri. Insyaallah akan diberikan penghargaan, pemberian pangkat setingkat lebih tinggi,” kata Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Penghargaan kenaikan pangkat itu, karena almarhum Tri Irwansyah meninggal dunia saat melaksanakan tugas.

2. Terjebak banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar

Mobil yang digunakan kedua penyidik Polda Riau terseret ke tengah Jembatan Kembar pasca dikepung banjir bandang di Sumbar (IDN Times/ dok Polda Riau)

Berdasarkan informasi yang diterima IDN Times, peristiwa yang dialami kedua polisi tersebut terjadi saat banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumbar pada Kamis (27/11/2025) siang.

Saat itu, arus deras dari arah hulu datang secara tiba-tiba membawa material lumpur, bebatuan dan potongan kayu dalam jumlah besar.

Hantaman material dari arah pegunungan tersebut menyeret sejumlah warga dan kendaraan ke badan sungai, hingga menimbulkan kepanikan di kawasan sekitar lokasi kejadian.

Sebelum banjir bandang datang saat dilokasi, kedua penyidik Polda Riau tersebut diduga sedang beristirahat. Keduanya diyakini tidak dapat menyelamatkan diri saat banjir bandang datang secara tiba-tiba.

3. Hendak memeriksa saksi di Lapas Padang

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karbianto (IDN Times/ dok Polda Riau)

Kombes Pol Anom menerangkan, keberangkatan 2 penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau itu ke Kota Padang dalam rangka tugas. Dimana, duanya ditugaskan ke Lapas di Kota Padang untuk melakukan pemeriksaan saksi.

"Mereka berdua melaksanakan tugas atau dinas penyelidikan dan penyidikan tindak pidana ke Padang untuk memeriksa saksi di Lapas padang. Mereka berangkat hari Rabu (26/11/2025)," terang Kombes Pol Anom.

Editorial Team