Comscore Tracker

Kenapa Serikat Pekerja Takut Ahok Jadi Bos Pertamina?

Istana: Lebih baik ditanyakan kepada Pak Erick Thohir

Jakarta, IDN Times - Menteri BUMN Erick Thohir pekan lalu mengatakan bahwa ia membutuhkan sosok Ahok sebagai pemimpin BUMN. Menurut dia, figur Ahok sangat dibutuhkan untuk mencapai hal-hal yang selama ini ditargetkan.

Kemungkinan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan menduduki jabatan di Pertamina atau PLN.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) langsung menolak Ahok duduk di kursi direksi maupun komisaris PT Pertamina (Persero).

Kenapa ya?

1. Jokowi tetap tampung masukan tentang pengisian bos BUMN

Kenapa Serikat Pekerja Takut Ahok Jadi Bos Pertamina?(Presiden Jokowi memberikan keterangan pers, di Bandar Lampung, Jumat 15 November 2019) Dok.IDN Times/Biro Pers Kepresidenan

Juru bicara Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Fadjroel Rachman, enggan menanggapi sikap Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) ini.

Menurut Fadjroel, hal yang dipermasalahkan serikat pekerja Pertamina terkait penempatan Ahok di Badan Usaha Milik Negara adalah kewenangan bukan kewenangan Istana.

"Tanya ke (Menteri BUMN) Pak Erick Thohir karena lingkup tugas beliau," ujar Fadjroel di Kompeks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (18/11).

Menurut Fadjroel, penolakan dan masukan dari serikat pekerja Pertamina, diserahkan kepada Erick seluruhnya. Meski begitu, masukan-masukan dari berbagai pihak tentang bos BUMN tetap ditampung Jokowi.

"Terkait nama orang, mengenai tugas, fungsi dan lain-lain, semuanya diserahkan ke Pak Erick Thohir selaku Menteri BUMN," ucap Fadjroel.

Baca Juga: Ahok Berstatus Eks Napi Akan Jadi Bos BUMN, Begini Kata Erick Thohir

2. Istana enggan tanggapi soal dugaan bahwa ini dilatarbelakangi kedekatan Ahok dengan Jokowi

Kenapa Serikat Pekerja Takut Ahok Jadi Bos Pertamina?Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Senin 18 November 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Sebelumnya, Waketum Gerindra Fadli Zon menuding rencana Ahok yang akan dijadikan bos salah satu BUMN dilatarbelakangi kedekatannya dengan Jokowi. Mendengar hal itu, Fajdroel juga tak ingin berkomentar banyak.

"Kami tidak bisa menjawab itu. Lebih baik ditanyakan kepada Pak Erick Thohir," ulangnya.

3. Erick butuh figur pendobrak seperti Ahok di BUMN

Kenapa Serikat Pekerja Takut Ahok Jadi Bos Pertamina?Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Negara, Senin 18 November 2019 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa ia membutuhkan sosok Ahok sebagai pemimpin BUMN. Menurut dia, figur Ahok sangat dibutuhkan untuk mencapai hal-hal yang selama ini ditargetkan.

"BUMN dengan 142 perusahaan kita butuh figur yang bisa jadi pendobrak. Gak mungkin 142 perusahaan dipegang satu orang," ujar Erick di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).

Ia juga mengatakan Ahok akan ditetapkan sebagai bos BUMN pada awal Desember 2019. Saat ini masih dinilai oleh tim penilaian akhir (TPA). Namun hingga kini, belum diketahui Ahok akan memimpin di BUMN mana.

"Segera, mungkin awal Desember," kata Erick.

4. Jokowi sebut Ahok masih menjalani proses seleksi

Kenapa Serikat Pekerja Takut Ahok Jadi Bos Pertamina?(Presiden Jokowi memberikan keterangan pers, di Bandar Lampung, Jumat 15 November 2019) Dok.IDN Times/Biro Pers Kepresidenan

Presiden Joko "Jokowi" Widodo juga sebelumnya mengatakan bahwa kinerja Ahok cukup diperhitungkan untuk menjadi bos BUMN. Meski begitu, Jokowi menyampaikan Ahok akan tetap melalui proses seleksi.

"Kita tahu kinerjanya Pak Ahok. Dan ini masih dalam proses seleksi," kata Presiden Joko "Jokowi" Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).

5. FSPPB khawatir Ahok bikin kegaduhan

Kenapa Serikat Pekerja Takut Ahok Jadi Bos Pertamina?IDN Times/Lia Hutasoit

Presiden FSPPB Arie Gumilar menyoroti rekam jejak dan perilaku Ahok yang selalu membuat keributan dan kegaduhan di mana-mana, dan bahkan seringkali berkata kotor.

"Bisa dibayangkan kalau yang bersangkutan masuk ke Pertamina kemudian ada kegaduhan di tubuh organisasi perusahaan. Ini akan berdampak pada pelayanan distribusi energi kepada masyarakat di seluruh pelosok negeri menjadi terganggu," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Senin (18/11).

Berdasarkan UU No 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, pada Pasal 45 ayat 1 dan Pasal 57 ayat 1 disebutkan yang dapat diangkat sebagai anggota direksi dan anggota dewan pengawas adalah orang yang tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara.

Ahok memang pernah dipenjara dua tahun karena kasus penodaan agama, namun tindak pidana tersebut sepertinya tidak sampai menimbulkan kerugian keuangan negara.

Kendati demikian, di dalam pasal lainnya dalam UU BUMN tersebut, disebutkan pula anggota direksi atau komisaris diangkat berdasarkan pertimbangan keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, serta dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan.

Kata-kata "perilaku yang baik" memang akan menjadi subjektivitas yang menimbulkan pro dan kontra mengingat Ahok sempat terjerat kasus penistaan agama.

Baca Juga: [BREAKING] Pelempar Sperma ke Wajah Wanita Akhirnya Dibekuk Polisi

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya