Comscore Tracker

Pemerintah Larang Mudik, Cuti Idulfitri Cuma Sehari

Berlaku 6-17 Mei 2021

Jakarta, IDN Times - Harapan masyarakat untuk bisa mudik pada Libur Idul Fitri tahun ini pupus. Pemerintah hanya memberikan cuti lebaran tahun ini, hanya sehari. 

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, cuti sehari itu tidak boleh digunakan untuk mudik Lebaran.

"Cuti bersama Idulfitri tetap ada satu hari, namun tidak boleh ada aktivitas mudik," tegas Muhadjir dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenko PMK, Jumat (26/3/2021).

1. Larangan mudik berlaku 6-17 Mei 2021

Pemerintah Larang Mudik, Cuti Idulfitri Cuma SehariIlustrasi Roadtrip (Mudik) (IDN Times/Mardya Shakti)

Larangan mudik berlaku mulai 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021. Keputusan ini diambil sesuai arahan Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan hasil koordinasi rapat tingkat menteri, yang diselenggarakan pada 23 Maret 2021 di kantor Kemenko PMK.

Muhadjir menjelaskan, aturan-aturan yang menunjang peniadaan mudik akan diatur kementerian/lembaga terkait, termasuk Satgas COVID-19. Di dalamnya juga akan diatur mengenai langkah-langkah pengawasannya oleh TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, Pemda dan lainnya.

Baca Juga: Kabar Baik! Sudah Tidak Ada Zona Merah COVID-19 di Sumut

2. Kegiatan keagamaan Ramadan akan diatur Kementerian Agama

Pemerintah Larang Mudik, Cuti Idulfitri Cuma SehariMasjid Raya Al Mashun (IDN Times/Prayugo Utomo)

Untuk kegiatan-kegiatan keagamaan selama Ramadan, menurut Muhadjir, akan diatur Kementerian Agama.

"Untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri akan diatur oleh Kementerian Agama dengan berkonsultasi kepada MUI dan organisasi organisasi keagamaan yang ada," ucap dia.

 

3. Masyarakat diminta tetap disiplin prokes untuk mengantisipasi tingginya penularan COVID-19

Pemerintah Larang Mudik, Cuti Idulfitri Cuma SehariTim Monitoring Peningkatan Disiplin Protokol Kesehatan Medan Binjai Deli Serdang (Mebidang) memberikan sanksi kepada warga yang tidak memakai masker saat berlangsungnya razia masker di kawasan Kecamatan Marelan, Kota Medan, Sabtu (19/9/2020) malam. (Humas Sumut/Fahmi Aulia)

Larangan mudik berlaku untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), karyawan swasta, pekerja mandiri hingga seluruh masyarakat.

"Tingginya angka penularan dan kematian, baik masyarakat maupun tenaga kesehatan akibat wabah COVID-19, setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru, termasuk tingginya BOR rumah sakit, sehingga diperlukan langkah-langkah tegas dalam hal tersebut," ucap Muhadjir.

Baca Juga: PPKM Mikro Sumut Diperpanjang, Fasilitas Umum akan Ditutup

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya