Comscore Tracker

Hari Raya Iduladha, Masjidil Haram Ditutup untuk Publik

Ibadah haji dibatasi untuk 1.000 jemaah saja

Jakarta, IDN Times - Masjidil Haram akan ditutup selama Hari Raya Iduladha nanti. Pandemik COVID-19 membuat pemerintah Arab Saudi membatasi jemaah haji yang melakukan ibadah.

Sampai kini, ada lebih dari 250.000 kasus COVID-19 di Arab Saudi dan lebih dari 2.600 kematian. Hal itu menjadi landasan pemerintah Arab Saudi untuk belum memberlakukan suasana normal di masjid suci itu.

Sebelumnya pemerintah Arab Saudi juga telah membatasi akses ibadah haji tahun ini dan begitu juga saat Idulfitri lalu.

1. Otoritas memberlakukan peraturan khusus

Hari Raya Iduladha, Masjidil Haram Ditutup untuk PublikSuasana di Mekah saat pandemik COVID-19 masih berlangsung pada bulan Ramadan, di Mesjid Agung di Mekah, Arab Saudi, pada 19 Mei 2020. ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

Mayor Jenderal Muhammad Al-Ahmadi, komandan pasukan yang bertugas menjaga Masjidil Haram, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberlakukan peraturan untuk mengontrol keluar dan masuk ke Masjidil Haram. Ini demi memastikan jaga jarak antar individu.

Area Masjidil Haram hanya boleh dimasuki oleh orang-orang yang mempunyai izin resmi. Kemudian, jalur khusus untuk menjalankan ritual di sekitar Ka'bah dan bukit-bukit Safa dan Marwah juga sudah ditetapkan dengan jalur pembatas.

"Kami terutama fokus pada aspek kesehatan tahun ini demi kepentingan ekstrem dalam masa pandemik virus corona. Tahap-tahap yang tersisa akan diimplementasikan dalam beberapa hari mendatang," kata Al-Ahmadi, seperti dikutip Arab News.

Baca Juga: Libur Iduladha, Samosir Buka Akses untuk Wisatawan Nusantara

2. Masjidil Haram ditutup selama Hari Arafah dan Hari Raya Iduladha

Hari Raya Iduladha, Masjidil Haram Ditutup untuk PublikUmat Muslim salat tarawih di depan Kabah di Masjidil Haram pada hari pertama Ramadan saat pandemik virus corona di Arab Saudi pada 24 April 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Ganoo Essa/File Photo

Al-Ahmadi juga menjelaskan bahwa Masjidil Haram akan ditutup saat Hari Arafah pada 29 sampai 30 Juli, dan Hari Raya Iduladha pada 31 Juli.

"Keputusan untuk menunda ibadah di Masjidil Haram termasuk juga di area terbuka akan terus berlanjut. Kami mengundang orang-orang di Mekkah untuk berbuka puasa pada Hari Arafah di rumah masing-masing," jelas Al-Ahmadi.

Jalur masuk ke Kota Mekkah dikontrol oleh pasukan selama 24 jam untuk mencegah orang-orang yang tak memiliki izin masuk ke sana. Dengan begini, rencana operasional khusus untuk ibadah haji fokus pada langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan jemaah.

3. Sebanyak 1.000 orang beribadah haji

Hari Raya Iduladha, Masjidil Haram Ditutup untuk PublikPemadangan kota Riyadh, Arab Saudi, pada 21 Juni 2020. ANTARA FOTO/REUTERS/Ahmed Yosri

Ketika sebelum pandemik, ada sekitar 2,5 juta jemaah haji dari seluruh dunia yang datang ke Arab Saudi setiap tahun. Sekarang, pemerintah membatasi jumlah jemaah hanya sekitar 1.000 orang saja.

Bagi mereka yang beribadah haji akan diwajibkan melakukan tes COVID-19 sebelum tiba dari kota Mekkah. Setelah usai haji, mereka diinstruksikan karantina di rumah masing-masing.

Baca Juga: 3 Cara Memilih Hewan Kurban untuk Iduladha, Perhatikan Syariat Ya!

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya