Comscore Tracker

[FOTO] Kabut Asap Pekat di Riau dan Sumsel, Udara Makin Tidak Sehat

Mengganggu aktivitas warga

Jakarta, IDN Times - Kabut asap semakin pekat menyelimuti beberapa wilayah Sumatera. Terutama di Sumatera Selatan dan Riau. Ini merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera.

Seperti dilansir Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya penurunan jarak pandang di Kota Palembang hingga 600 meter, dan memburuknya kondisi udara pada kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla.

Berikut kondisi kabut asap akibat karhutla di wilayah Sumatera Selatan dan Riau seperti hasil jepretan jurnalis foto Antara.

Baca Juga: Kala Patung Rakyat Riau pun 'Pakai' Masker karena Kabut Asap Pekanbaru

1. Kabut asap di Kota Palembang mengganggu aktivitas warga

[FOTO] Kabut Asap Pekat di Riau dan Sumsel, Udara Makin Tidak SehatANTARA FOTO/Feny Selly/pras

2. Jarak pandang di Kota Palembang semakin menurun akibat gangguan kabut asap

[FOTO] Kabut Asap Pekat di Riau dan Sumsel, Udara Makin Tidak SehatANTARA FOTO/Feny Selly/pras

3. Helikopter yang digunakan untuk memadamkan api parkir di Lapangan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang, yang bersebelahan dengan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumsel, Senin (16/9)

[FOTO] Kabut Asap Pekat di Riau dan Sumsel, Udara Makin Tidak SehatANTARA FOTO/Feny Selly/pras

4. Kabut asap juga menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Senin (9/9) pagi

[FOTO] Kabut Asap Pekat di Riau dan Sumsel, Udara Makin Tidak SehatANTARA FOTO/Rony Muharrman/​​​​​​​aww

5. Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG) menyatakan melalui satelit Terra/Aqua pada Senin (9/9), terpantau ada 1.278 titik panas di Sumatera

[FOTO] Kabut Asap Pekat di Riau dan Sumsel, Udara Makin Tidak SehatANTARA FOTO/Rony Muharrman/​​​​​​​aww

Semoga pemerintah segera menanggulangi kabut asap akibat karhutla, baik di wilayah Sumatera maupun di Kalimantan, yang kini memasuki tahap membahayakan.

Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di 2019, BNPB: Solusinya Harus Permanen 

Topic:

  • Doni Hermawan

Just For You