Comscore Tracker

Ada Nama Kamu Gak? Cek Daftar Penerima Bansos Terbaru 2021 di Sini

Kemensos sudah memperbaharui data penerima bansos

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi telah memperbarui daftar penerima bantuan sosial alias bansos. Dengan begitu, masyarakat memiliki cara baru guna melakukan pengecekan status penerimaan bansos dari pemerintah.

Masyarakat, baik penerima bansos maupun tidak dapat mengecek status penerimaan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) 2021 melalui situs cekbansos.kemensos.go.id.

Lewat situs tersebut, masyarakat bisa mengecek apakah keluarganya masuk terdaftar sebagai penerima bansos sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terbaru.

Yuk buruan cek! Begini caranya!

Baca Juga: Kemensos Kenalkan New DTKS, Data Terintegrasi Penerima Bansos

1. New DTKS yang sudah dipadankan dengan NIK dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri

Ada Nama Kamu Gak? Cek Daftar Penerima Bansos Terbaru 2021 di SiniMensos Tri Rismaharini (Dok. Kemensos)

Perubahan cara mengecek status penerimaan bansos tak terlepas dari upaya Kemensos untuk terus memperbarui data masyarakat yang patut menerimanya.

Kemensos menggandeng Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Ditjen Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk membuat DTKS terbaru.

"Per 1 April Kementerian Sosial meluncurkan New DTKS yang sudah dipadankan dengan NIK dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri," kata Mensos Tri Rismaharini, seperti dikutip IDN Times dari situs resmi Kemensos, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Nikahi Ustazah 19 Tahun, 9 Potret Akad Nikah Ustaz Abdul Somad

2. Ada puluhan juta data yang 'ditidurkan'

Ada Nama Kamu Gak? Cek Daftar Penerima Bansos Terbaru 2021 di SiniMenteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan senilai Rp1,8 miliar untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado (Dok. Humas Kemensos)

Risma menambahkan, dari DTKS terbaru tersebut, ada sekitar 21,156 juta data yang 'ditidurkan' lewat pengontrolan antara Kemensos dan beberapa lembaga seperti BPK, BPKP, KPK, Kejaksaan Agung, dan kepolisian.

Data yang ‘ditidurkan’ itu terjadi karena beberapa kondisi, seperti namanya ganda dan ganda menerima bantuan.

Di dalam aturan pemberian bansos, seseorang bisa menerima bansos PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bersamaan.

Namun, jika seseorang menerima Bantuan Sosial Tunai (BST), maka dirinya tidak bisa menerima jenis bantuan yang lain.

"Menerima PKH dan BPNT bisa, tapi jika menerima BST tidak bisa menerima bantuan yang lain, serta jika terjadi ganda akan ambil 1 data saja," imbuh Risma.

3. Begini cara cek penerima bansos 2021

Ada Nama Kamu Gak? Cek Daftar Penerima Bansos Terbaru 2021 di SiniWarga Ciputat, Tangsel, penerima bantuan sembako (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Maka dari itu, pemerintah menyediakan situs atau laman terbaru untuk mengecek status penerimaan bansos sesuai dengan DTKS yang sudah dimutakhirkan, di cekbansos.kemensos.go.id.

"Iya, banyak akun mengatasnamakan bansos, tapi yang officialy New DTKS bisa dibuka oleh publik melalui cekbansos.kemensos.go.id," sambung Risma.

Secara umum, masyarakat memiliki akses luas untuk memantau data penerima bansos PKH, BPNT, BST yang berakhir April ini. Dalam New DTKS, disediakan dua sisi, yaitu seseorang yang berhak maka akan difasilitasi mengusulkan dirinya untuk menerima bantuan.

"Di sisi lain, bagi penyanggah akan disembunyikan beberapa nomor handphone di belakangnya untuk memberikan keberanian. Jika ada perbedaan data akan dibantu dengan melibatkan pihak perguruan tinggi," terang Risma.

Berikut ini cara mengecek data penerima bansos 2021 melalui situs cekbansos.kemensos.go.id

- Mengunjungi laman atau situs cekbansos.kemensos.go.id
- Isi dan lengkapi data seperti nama provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Kemudian isi nama sesuai KTP
- Berikutnya masukkan empat kode berupa huruf dan angka sesuai dengan yang ada di kotak kode
- Jika huruf dan angka tidak jelas, klik kotak kode, klik tombol cari untuk mendapatkan kode huruf dan angka terbaru
- Jika sudah, maka sistem secara otomatis akan mencocokkan data penerima bansos seperti nama keluarga penerima manfaat (KPM), wilayah yang diinput, dan membandingkannya dengan nama yang ada di dalam basis data Kemensos atau DTKS Kemensos terbaru.

Baca Juga: Ribuan Data Bansos Hilang, Kepala Desa dan Lurah Datangi Dinsos Siak

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya