Comscore Tracker

Bikin Heboh! Ini Potret Goweser Perempuan Tak Berhijab di Banda Aceh

Wali kota minta Satpol PP dan WH tangkap para goweser

Banda Aceh, IDN Times -Sejumlah goweser perempuan yang tidak menggunakan jilbab dan mengenakan pakaian ketat yang dianggap tidak sesuai syariat telah membuat heboh Kota Banda Aceh pada hari Minggu (5/7) kemarin.

Aksi yang dilakukan para pesepeda tersebut dianggap tindakan pelanggaran syariat Islam.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, bereaksi keras dalam menanggapi adanya sejumlah foto-foto dan video warga yang bersepeda di kawasan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Ia merasa berang bukan karena warganya bersepeda, namun lebih kepada oknum yang ada di dalam foto dan video tersebut. Di gambar yang kini tersebar di media sosial itu tampak sejumlah perempuan sedang bersepeda tanpa menggunakan jilbab serta mengenakan pakaian ketat. Pilihan busana ini dianggap tidak sesuai dengan qanun syariat Islam yang berlaku di Aceh. 

1. Wali kota meminta Satpol PP dan WH untuk mencari warga yang ada dalam foto dan video

Bikin Heboh! Ini Potret Goweser Perempuan Tak Berhijab di Banda AcehSuasana Masjid Raya Baiturrahman, di Kota Banda Aceh (IDN Times/Saifullah)

Aminullah mengatakan, tindakan dan perbuatan yang telah dilakukan oleh oknum warga di dalam foto serta video tersebut dianggap telah melanggar syariat Islam. Seperti yang diketahui, Kota Banda Aceh merupakan daerah yang secara tegas memberlakukan syariat Islam.

Oleh karena itu, Wali Kota Banda Aceh meminta petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (WH) untuk mencari serta menangkap warga yang ada di video maupun foto tersebut.

“Satpol PP dan WH, cari keberadaan mereka, panggil dan lakukan pembinaan,” kata Aminullah, Senin (6/7/2020).

Baca Juga: Recommended! 10 Warkop Robusta dengan Cita Rasa Terbaik di Banda Aceh

2. Para goweser perempuan yang ada di foto dan video dianggap telah melanggar penerapan syariat Islam

Bikin Heboh! Ini Potret Goweser Perempuan Tak Berhijab di Banda AcehGoweser perempuan di Kota Banda Aceh yang viral karena dianggap melanggar syariat Islam (Foto: Istimewa)

Sejumlah goweser perempuan yang tidak menggunakan jilbab dan mengenakan pakaian ketat yang dianggap tidak sesuai syariat telah membuat heboh Kota Banda Aceh pada hari Minggu (5/7) kemarin.

Aksi yang dilakukan para pesepeda tersebut dianggap tindakan pelanggaran syariat Islam. Siapapun yang berada di Kota Banda Aceh, dikatakan Aminullah, diminta untuk menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku.

“Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan mentaati aturan yang ada di kota ini,” ujar wali kota Banda Aceh itu.

“Meskipun tamu dari kalangan non muslim, mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di Aceh,” imbuh Aminullah.

3. Foto para goweser yang tersebar mendapat kecaman dari warganet

Bikin Heboh! Ini Potret Goweser Perempuan Tak Berhijab di Banda AcehTangkap gambar dari postingan salah satu akun Instagram tentang goweser perempuan yang viral di Kota Banda Aceh (Foto: Istimewa)

Foto para goweser yang dianggap melanggar syariat Islam dengan tidak memakai jilbab serta mengenakan pakaian kasual, tersebar di media sosial. Adapun salah satu akun Instagram yang ikut mempublikasikan foto tersebut yakni @acehworldtime.

Pada postingan foto yang dipublik tersebut telah disukai lebih dari 10 ribu orang dan ditanggapi lebih dari 1,7 ribu komentar oleh warga net. Sebagian besar warga net mengecam aksi yang dilakukan para pesepeda tersebut.

“Gowes hana masalah, yg masalah hana di pakek jilbab dan leumah aurat leh nyan sok leweu leutat si inong2 nyan dum kiban cara aceh gemilang mnyoe meunan (Gowes tidak masalah, yang masalah sekarang tidak dipakai jilbab dan menampakan aurat, udah itu pakai celana ketat si perempuan-perempuan itu semua. Bagaimana caranya Aceh gemilang kalau seperti ini. –terjemahan bahasa Aceh),” tulis akun @muhafi_al_kufai.

“Hilang marwah aceh,” tulis salah satu akun bernama @kardova_pratama.

“Meunyoe WH/PP Hana deuh, ambil alih le masyarakat laju. Bek sampe Serambi Makkah hancoe loem gara2 lage nyan (Kalau Satpol PP dan WH tidak ada, ambil alih oleh masyarakat saja. Jangan sampai Serambi Makkah hancur lagi gara-gara seperti itu. –terjemahan bahasa Aceh),” tulis akun @mahzalzal.

Baca Juga: Gawat! Jenazah PDP COVID-19 Dibawa Kabur dari RS Pirngadi Medan

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya