Comscore Tracker

Palsukan Hasil PCR, Penumpang asal Aceh Ditangkap di Bandara 

Harusnya penumpang tersebut positif

Aceh Besar, IDN Times - Seorang pria asal Aceh berinisial OAS (26) kedapatan memalsukan hasil tes usap metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Dia mengubahnya dari positif menjadi negatif. 

Perbuatan OAS diketahui petugas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, di Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Warga Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh itu pun ditangkap.

AOS kini ditahan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Aceh.

1. Pelaku akan melakukan penerbangan dengan Batik Air

Palsukan Hasil PCR, Penumpang asal Aceh Ditangkap di Bandara Barang bukti hasil tes usap PCR yang dipalsukan (IDN Times/Humas Polda Aceh)

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Winardy, saat dikonfirmasi membenarkan perihal kejadian tersebut.

Ia mengatakan, kasus itu terjadi pada Rabu (7/7/2021), saat hendak bepergian menggunakan maskapai penerbangan Batik Air melalui Bandara Internasional SIM.

"Saat yang bersangkutan hendak melakukan perjalanan dengan tujuan Banda Aceh-Jakarta melalui Bandara SIM menggunakan pesawat Batik Air," kata Winardy, pada Kamis (8/7/2021).

Baca Juga: Masuk Banda Aceh Disekat, Swab dan Sertifikat Vaksin Jadi Syarat

2. Terungkap saat petugas sedang memeriksa validasi data

Palsukan Hasil PCR, Penumpang asal Aceh Ditangkap di Bandara Ilustrasi physical distancing di Bandara Soekarno-Hatta (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Winardy menyampaikan, dugaan pemalsuan hasil tes usap tersebut terungkap melalui hasil validasi yang dilakukan oleh petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Bandara Internasional SIM.

"Setelah divalidasi, ternyata surat keterangannya itu palsu dan yang bersangkutan langsung dicegat oleh petugas KKP yang kemudian diserahkan ke Dirkrimum untuk diproses hukum," ungkapnya.

Baca Juga: Disuplai Pihak Ketiga, Stok Oksigen di RSUD Banda Aceh Masih Aman

3. Mengubah hasil positif COVID-19 dari tes usap PCR

Palsukan Hasil PCR, Penumpang asal Aceh Ditangkap di Bandara Ilustrasi uji swab PCR.IDN Times/GrabHealth

Winardy menjelaskan, OAS melakukan pemalsuan dengan cara memindai hasil PCR asli dari Laboratorium Kesehatan Daerah dan mengubah keterangan hasil pemeriksaan dari positif COVID-19 menjadi negatif.

Tindakan yang dilakukan oleh terduga pelaku ini sangat berbahaya, sebab ia sudah positif tapi masih nekat melanjutkan perjalanan dengan cara melanggar hukum.

"Tindakannya itu bisa membahayakan masyarakat yang lain, mulai dari cek in sampai ke dalam pesawat ia akan terus menyebarkan virus COVID-19," kata Winardy.

4. Telah diamankan untuk melakukan isolasi di rumah sakit

Palsukan Hasil PCR, Penumpang asal Aceh Ditangkap di Bandara Ilustrasi ruang isolasi pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/Jojon)

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa hasil tes PCR yang sudah dirubah, identitas, dan tiket pesawat untuk kepentingan penyidikan. OAS dikatakan Winardy, sudah diamankan untuk menjalani isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh, di Banda Aceh.

"AOS sudah diisolasi. Ia akan dipersangkakan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat," sebutnya.

5. Masyarakat diimbau tidak melanggar ketentuan penyebaran COVID-19

Palsukan Hasil PCR, Penumpang asal Aceh Ditangkap di Bandara Ilustrasi seorang pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/REUTERS/Marko Djurica)

Guna tidak terjadi lagi kejadian serupa, Winardy mengimbau, kepada masyarakat agar tidak melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Bahkan, jika sampai nekat memalsukan surat keterangan hasil tes antigen atau PCR.

"Masyarakat tidak perlu sampai nekat melakukan pemalsuan surat hasil tes PCR. Bila masih juga nekat, maka saya pastikan akan ditindak dan diproses pidana," tegas Winardy.

Baca Juga: BOR Stabil, Gubernur Edy Klaim COVID-19 di Sumut Terkendali

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya