Comscore Tracker

Ini Persiapan Pemprov untuk Terapkan Normal Baru di Aceh

COVID-19 terkendali di Aceh

Banda Aceh, IDN Times - Salah satu syarat untuk bisa menerapkan Normal Baru adalah daerah yang bebas dari COVID-19 atau penularannya minim. Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

Aceh bisa memenuhi syarat itu karena termasuk daerah yang tingkat penularannya minim. Provinsi Aceh siap memberlakukan Normal Baru.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Aceh pun mempersiapkan diri. Rapat terbatas telah digelar Rabu (27/5), dan panduan telah disiapkan.

1. Pemerintah Provinsi Aceh akan segera menyusun panduan selama fase new normal

Ini Persiapan Pemprov untuk Terapkan Normal Baru di AcehJaga jarak saat beribadah di masjid (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah mengatakan, Pemerintah Provinsi Aceh dalam waktu dekat bakal menyusun panduan terkait aktivitas warga dalam kondisi fase new normal, khususnya di lingkungan perkantoran dan sentra ekonomi masyarakat.

"Kita akan terapkan terlebih dahulu di lingkungan pemerintahan seperti pada staf di jajaran Pemerintah Aceh, setelah itu akan kita perluas," kata Taqwallah, Kamis (28/5).

Baca Juga: Cegah Mudik, Kendaraan Umum Dilarang Masuk ke Aceh Mulai 21 Mei 2020

2. Masyarakat diminta untuk tidak panik namun harus tetap waspada selama pandemik COVID-19

Ini Persiapan Pemprov untuk Terapkan Normal Baru di AcehSetiap Penumpang Pesawat Tujuan Jabodetabek Wajib Punya SIKM, Bandara Soekarno-Hatta Tetapkan Prosedur Pemeriksaan di Terminal Kedatangan Domestik (Dok. Angkasa Pura II)

Dalam menghadapi pandemik COVID-19, semua pihak diimbau untuk tidak panik, akan tetapi diminta harus tetap waspada dan tidak boleh menyepelekan virus tersebut

"Kita terus berupaya sampai COVID-19 dinyatakan berakhir sebagai pandemi global," tegas Taqwallah.

Meski Provinsi Aceh tidak tergolong wilayah tergolong wilayah zona merah dan kasus Virus Corona yang ditemukan hanya 19, Taqwallah berharap semua pihak terus meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan dan penanganan COVID-19.

Sebab, ditambahkannya, tidak ada alasan bisa terbebas dari virus mematikan tersebut jika penerapan protokol kesehatan diabaikan.

"Sudah banyak contoh kasus yang mengabaikan akhirnya terjangkiti virus ini,", ujarnya.

3. Protokol kesehatan masih akan terus disosialisasikan kepada warga

Ini Persiapan Pemprov untuk Terapkan Normal Baru di AcehUmat Muslim memadati Masjid Raya Baiturrahman untuk melaksanakan ibadah salat Idulfitri di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Minggu (24/5). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada warga akan terus dilakukan oleh pemerintah setempat, tujuannya agar pihak yang bersedia menerapkan langkah-langkah melawan COVID-19 semakin banyak.

Terutama, dikatakan sekretaris daerah Aceh, kepada warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), serta pasien positif.

"Jadi, selama fase new normal protokol kesehatan makin diperketat, sehingga yang sakit tidak masuk kerja, tidak hadir ke masjid, tidak berbelanja ke pasar dan tidak berada di tempat keramaian," imbuh Taqwallah.

4. Jikapun pandemik COVID-19 berakhir, menjaga kesehatan dan kebersihan harus tetap dijalankan

Ini Persiapan Pemprov untuk Terapkan Normal Baru di AcehUnsplash/Kelly Sikkema

Panduan kehidupan masyarakat selama fase new normal akan segera dibuat oleh Pemerintah Provinsi Aceh. Diharapkan aktivis warga dapat kembali berjalan normal meski dengan pola prilaku baru, yakni bersandar pada penerapan protokol kesehatan.

Taqwallah menyampaikan, apabila pandemik COVID-19 dinyatakan berakhir, masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.

"Sebab penting dilanjutkan, termasuk perilaku memakai masker jika berada di lingkungan ramai," kata Taqwallah.

Baca Juga: Sudah 5 Hari, Aceh dan 2 Provinsi Ini Nol Tambahan Positif Corona

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya