Comscore Tracker

Bulan Puasa, Polisi Larang Warga Lakukan Sahur On The Road

Ada sanksi peringatan hingga penindakan

Jakarta, IDN Times - Bulan Ramadan akan datang beberapa hari lagi. Masyarakat muslim akan menunaikan ibadah puasa. Salah satu tradisi atau kebiasaan yang kerap terjadi selama Ramadan adalah Sahur on The Road atau berkegiatan di luar rumah pasca sahur. 

Polda Metro Jaya secara melarang kegiatan Sahur On the Road selama ramadan 2021. Kebijakan ini diambil demi menekan angka kasus penyebaran COVID-19 dan mengantisipasi terjadi kerumunan.

"Untuk menghindari penyebaran tersebut kebijakan yang dikeluarkan adalah tidak diperbolehkannya SOTR untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: 7 Doa untuk Memperlancar Rezeki yang Berkah di Bulan Ramadan

1. Polisi bakal dikerahkan untuk menertibkan pengendara yang nekat melakukan SOTR

Bulan Puasa, Polisi Larang Warga Lakukan Sahur On The RoadIDN Times/Sunariyah

Yusri menjelaskan, Polda Metro Jaya akan menggelar operasi bertajuk kemanusiaan yang dimulai pada 12 April 2021 mendatang. Kemudian, menempatkan sejumlah personel di beberapa kawasan rawan timbulnya kerumunan.

Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya pun bakal dikerahkan untuk menertibkan pengendara yang nekat melakukan SOTR di Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi, Tangerang Selatan, Tangerang Kota, serta DKI Jakarta.

"Nah, makanya dari Senayan sampai Harmoni mulai malam (23.00 WIB) sampai pagi (05.00 WIB) kami tutup, filterisasi," kata Yusri.

2. Siapkan sanksi peringatan hingga penindakan

Bulan Puasa, Polisi Larang Warga Lakukan Sahur On The RoadSebanyak 120 ribu personel gabungan disiapkan untuk melakukan pengamanan selama Natal dan Tahun Baru 2020 (IDN Times/Prayugo Utomo)

Polda Metro akan mengerahkan 120 personel gabungan TNI-Polri. Filterisasi ini nantinya akan menutup perempatan jalan yang biasa dijadikan tempat berkumpul saat SOTR.

Patroli skala besar juga akan digelar bersama TNI, Kodam Jaya, Pemda, Dishub, dan Satpol PP. Yusri memastikan akan melakukan pembubaran jika ada SOTR.

"Kami bubarkan, caranya persuasif dan humanis. kalau dibubarkan diperingatkan tidak bisa, baru namanya penindakan hukum protokol kesehatan yang kami lakukan. Makanya, ini sebagai sosialisasi menghadapi puasa. Kami tegaskan lagi, bahwa sahur on the road tidak ada, sebaiknya di rumah saja," ujar Yusri.

3. Soal larangan mudik, polisi masih menunggu kebijakan pemerintah

Bulan Puasa, Polisi Larang Warga Lakukan Sahur On The RoadIlustrasi Moda Transportasi untuk Mudik. (IDN Times/Mardya Shakti)

Mengenai penyekatan jalan dalam rangka larangan mudik Lebaran 2021, Yusri mengaku masih menunggu kebijakan pemerintah untuk bekerja sama dengan Dishub untuk mengamankan titik-titik gerbang jalur mudik.

"Tetapi, sudah kami siapkan rencana pengamanannya. Seperti apa, kan sudah tahu ada penyekatan, ada aturan yang diberlakukan, di mana titik penyekatan, mulai dari tol kemudian arteri, jalan-jalan lain, sama seperti tahun lalu," terang Yusri

Baca Juga: Referensi Kebaya Hijab ala Farah Farhana, Kekinian di Acara Formal

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya