Comscore Tracker

Peminum Minuman Beralkohol Terancam Penjara 2 Tahun dan Rp50 Juta

RUU Minuman Beralkohol sedang dibahas

Jakarta, IDN Times - Setelah Omnibus Law UU Ciptaker kini DPR Ri sedang membahas Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol. RUU ini diusulkan 3 partai yakni Gerindra, PKS dan PPP. 

Ada 7 bab dan 24 pasal yang terdapat dalam draf RUU tersebut. Salah satunya soal sanksi pidana penjara minimal tiga bulan dan paling lama dua tahun penjara untuk peminum. 

Berikut adalah salah satu isi draft RUU Larangan Minuman Beralkohol: 

BAB VI
KETENTUAN PIDANA

Pasal 20
Setiap orang yang mengkonsumsi Minuman Beralkohol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (3) tiga bulan dan paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling sedikit Rp10.000.000,- (sepuluhjuta) dan paling banyak Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

1. Pidana akan ditambah jika pelaku melanggar ketertiban umum

Peminum Minuman Beralkohol Terancam Penjara 2 Tahun dan Rp50 JutaIlustrasi Minuman Beralkohol (IDN Times/Arief Rahmat)

Pasal 7 Bab III mengenai larangan tersebut mengatur bahwa, setiap orang dilarang mengonsumsi Minuman Beralkohol golongan A, golongan B, golongan C, Minuman Beralkohol tradisional, dan Minuman Beralkohol
campuran atau racikan.

Hukuman penjara akan bertambah jika pelaku mengganggu ketertiban umum seperti tertera di Pasal 19 Bab VI.

Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (2) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling sedikit Rp200.000.000,- (dua ratus juta)
dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Baca Juga: PKS: RUU HIP dan RUU BPIP Beda Substansi, Tidak Bisa Ditukar

2. Pidana akan ditambah lagi jika peminum menyebabkan kematian pada orang lain

Peminum Minuman Beralkohol Terancam Penjara 2 Tahun dan Rp50 JutaIlustrasi Minuman Beralkohol (IDN Times/Arief Rahmat)

Bahkan, jika peminum hilang kesadaran dan menyebabkan perbuatan menghilangkan nyawa orang lain maka akan ditambah 1/3 pidana pokok.

Pasal 21
(2) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, dipidana dengan pidana pokok ditambah 1/3 (satu pertiga).

3. RUU Larangan Minuman Beralkohol juga mengatur sanksi pengedar

Peminum Minuman Beralkohol Terancam Penjara 2 Tahun dan Rp50 JutaIlustrasi Minuman Beralkohol (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain mengatur sanksi pada peminum, RUU ini juga mengatur sanksi untuk orang yang memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan, dan menjualnya.

Pasal 18
(1) Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (2) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling sedikit Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta) dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

(2) Dalam hal pelanggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, dipidana dengan pidana pokok ditambah 1/3 (satu pertiga).

Pasal 19
Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit (2) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling sedikit Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta)
dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Baca Juga: F-PDIP Tolak Usulan RUU Larangan Minumam Beralkohol, Begini Alasannya

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya