Comscore Tracker

Siti Habibah di Mata SBY: Sosok yang Religius, Bersahaja, dan Tegas

Siti Habibah wafat di usia 87 tahun

Jakarta, IDN Times - Ibunda Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Siti Habibah berpulang.

Perempuan yang akrab disapa Eyang Habibah itu mengembuskan napas terakhir di RS Mitra Keluarga Cibubur pada Jumat (30/8) malam. Ia wafat di usia 87 tahun.   

SBY mengenang sang ibunda, Siti Habibah di pusara terakhirnya. Jenazah Siti Habibah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/8). 

Ia mengenang tempat kelahirannya dan sang ibunda puluhan tahun silam. SBY mengatakan selama 38 tahun sang ibunda tinggal di Pacitan. 

"Ibunda tercinta lahir di lingkungan Ponpes Termas, Pacitan, 87 tahun lalu. Tempat saya dilahirkan. Selama 38 tahun almarhumah tinggal di Pacitan," kata SBY.

Setelah lama di Pacitan, Siti Habibah pindah ke Blitar. Selama 38 tahun juga sang ibu tinggal di sana.

"Dan sejak 2007 lalu atau 12 tahun lalu almarhumah tinggal di Jakarta di kawasan Cikeas hingga akhir hayat," tuturnya.

Sambil menahan tangis, SBY mengenang sang ibunda sebagai sosok yang religius, bersahaja dan tegas. Ia selalu mengingat keteguhan hati ibunya dalam menjalani kehidupan.

"Saya sebagai anak tunggal dan juga keluarga besar kami mengenang almarhumah adalah sosok wanita yang sangat religius dan memiliki prinsip yang kuat menjalani cobaan dan tantangan kehidupan. Beliau kuat pula dalam tirakat dan ikhtiar," ucap SBY.

Ia melanjutkan semangat yang ada pada diri sang ibu sudah ikut tertanam pada anak dan cucunya. Ia mengucapkan terima kasih atas segala bekal kehidupan yang telah diberikan ke dirinya dan para cucu. 

"Saya yakin, saya dan keluarga merasakan bahwa sosok karakter dan perjuangan ibunda ini lah yang memberikan semangat dan inspirasi kepada saya dan cucu almarhumah dalam mengarungi kehidupan selama ini," tutur dia. 

"Ibunda tersayang selamat jalan menghadap sang khalik dengan tenang dan damai. Semoga ibunda dipertemukan dengan istri tercinta almarhumah Ani yudhoyono dan semoga kelak juga dipertemukan dengan kami semua dengan izin Allah di taman surga Allah SWT," kata SBY yang sempat menangis di tengah pemberian pidatonya.

Baca Juga: [BREAKING] Belum 100 Hari Ani Meninggal, SBY Kehilangan Ibunya

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya