Comscore Tracker

[BREAKING] Wali Kota Tanjungbalai Suap Rp1,5 M ke Penyidik KPK

59 kali transfer, sudah Rp1,3 M diterima oknum penyidik

Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga orang jadi tersangka kasus suap Wali Kota Tanjungbalai Syahrial. Selain Syahrial, Penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Patujju dan pengacara bernama Maskur Husain jadi tersangka.

Diduga Syahrial memberi suap Rp1,5 miliar kepada Stepanus agar menghentikan penyelidikan KPK di Pemerintah Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara.

Sebanyak 59 kali, Syahrial mentrasfer lewat rekening Riefka Amalia, yang merupakan temannya dan Stepanus, serta secara tunai. Total uang yang telah diterima Stepanus sebesar Rp1,3 miliar.

"Setelah uang diterima, Stepanus kembali menegaskan kepada Syahrial kepastian bahwa penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjung Balai tidak akan ditindaklanjuti oleh KPK," ujar Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Firli mengatakan, Stepanus dan Syahrial diperkenalkan oleh Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin. Pertemuan ketiganya berlangsung di rumah dinas Aziz pada Oktober 2020.

"Dalam pertemuan tersebut, AZ memperkenalkan SRP dengan MS karena diduga MS memiliki permasalahan terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemerintah Kota Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK agar tidak naik ke tahap penyidikan, dan meminta agar SRP dapat membantu supaya nanti permasalahan penyelidikan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPK," ujar Firli.

Baca Juga: Suap Petugas KPK, Ini Rekam Jejak Wali Kota Tanjungbalai Syahrial

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya