Comscore Tracker

Tanpa Perlawanan, Gilang 'Bungkus' Ditangkap Polisi di Kapuas

Total ada sembilan saksi yang sudah diperiksa

Surabaya, IDN Times -  Gilang Aprilian alias Gilang "Bungkus", pelaku pelecehan seksual dengan fetish bungkusan jarik resmi ditangkap polisi tim Polrestabes Surabaya bersama Polres Kapuas di kediamannya di Kapuas, Kamis (6/8), sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam penangkapan ini Gilang tidak melakukan perlawanan.

Saat ini sudah ada 4 orang yang melaporkan tindakan Gilang ke Polrestabes Surabaya dan kini menjadi saksi dalam kasus ini.

1. Total ada sembilan saksi yang telah diperiksa

Tanpa Perlawanan, Gilang 'Bungkus' Ditangkap Polisi di KapuasFetish Kain Jarik yang Viral di Twitter (Twitter.com/m_fikris)

Sebelumnya, korban Gilang yang melapor ke Polrestabes Surabaya baru ada 3 orang. Lalu Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Ryzki Wicaksana mengatakan bahwa ada satu tambahan laporan dari korban pada Jumat (7/8/2020).

"Sekarang jumlah saksi ada sembilan, empat di antaranya saksi korban," ujar Arief saat dihubungi IDN Times, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Positif COVID-19, Plt Wali Kota Medan Akhyar Akui Alami Badai Sitokin

2. Empat korban dari latar belakang berbeda

Tanpa Perlawanan, Gilang 'Bungkus' Ditangkap Polisi di KapuasKanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Ryzki Wicaksana saat konferensi pers, Kamis (23/1). IDN Times/Fitria Madia

Keempat korban tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada yang memang mengenal Gilang lantaran teman di satu kampus yang sama saat Gilang masih berstatus sebagai mahasiswa Universitas Airlangga (Unair). Ada pula mahasiswa kampus lain yang jadi korban padahal tidak mengenal sosok Gilang secara langsung.

"Semuanya laki-laki," imbuh Arief.

3. Libatkan saksi ahli ITE dan ahli bahasa

Tanpa Perlawanan, Gilang 'Bungkus' Ditangkap Polisi di KapuasKorban Gilang, Fetish Kain Jarik yang Viral di Twitter. Twitter.com

Selain empat korban tersebut, Arief juga meminta keterangan dari saksi ahli. Salah satunya adalah saksi ahli ITE. Pasalnya, kasus Gilang dinilai dapat termasuk dalam pidana pelanggaran UU ITE.

"Kami ke ahli ITE. Sama ahli bahasa juga terkait chatting korban apakah merujuk ke pelecehan seksual," tutur polisi berlatar belakang Brimob tersebut.

4. Minta pihak kampus jadi saksi

Tanpa Perlawanan, Gilang 'Bungkus' Ditangkap Polisi di KapuasPolisi saat mendatangi rumah Gilang, Kamis (6/8/2020). IDN Times/Dok. Istimewa

Kepolisian juga meminta pihak Unair untuk menjadi salah satu saksi. Arief mengatakan bahwa pihaknya harus memastikan apakah Gilang benar-benar memiliki penelitian yang berkaitan dengan bungkus membungkus manusia hidup.

"Selain itu, saat ini kami juga masih meminta keterangan yang bersangkutan (Gilang). Masih diperiksa di ruang Resmob," tutup Arief.

Baca Juga: Masih Diburu Polisi, Gilang 'Bungkus' Fetish Jarik di-DO dari Kampus

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya