Comscore Tracker

[BREAKING] CVR Sriwijaya Air SJY 182 Hancur, Memori Masih Dicari

CVR adalah alat perekam suara di kokpit

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) telah menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) Sriwijaya Air SJY 182 yang jatuh di Perairan Pulau Seribu, Sabtu 9 Januari 2021 lalu. Namun kondisinya sudah dalam keadaan hancur. 

Hal itu dikatakan Kadispen Koarmada I Letkol Fajar. “CVR kan ada rangkaiannya, kondisi barangnya itu hancur, pecah, dalam kondisi terburai (saat ditemukan),” kata Letkol Fajar saat dihubungi IDN Times, Jumat (15/1/2021).

Akibatnya data dalam CVR belum bisa diambil karena memorinya belum ditemukan. Itu adalah bagian terpenting dari CVR.

“Yang ditemukan itu adalah bagian bodinya (tapi kondisi) terpecah. Yang diperlukan itu kan memorinya belum (ketemu),” ujarnya.

Sampai hari ini pihak TNI AL masih terus berupaya mencari memori CVR tersebut. Operasi SAR pun sudah diperpanjang hingga Senin, 18 Januari 2021.

“Proses pencarian masih terus dilakukan. Enggak cuma memori, tapi barang yang bisa dibuat petunjuk, analisa investigasi kecelakaan masih terus dicari,” tuturnya.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY 182 yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju Bandara Supadio Pontianak hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 14.40 WIB. Diduga, pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancingg, Kepulauan Seribu. 

Pesawat jenis Boeing 737-500 tersebut mengangkut 62 orang, terdiri dari 40 penumpang dewas, tujuh anak-anak, dan tiga bayi, serta 12 kru pesawat. Bagi keluarga penumpang yang ingin mendapatkan informasi terkait kecelakaan SJY 182, bisa menghubungi hotline Sriwijaya Air di nomor 021 806 37817. Ada juga posko di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta juga membuka saluran khusus insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182 dan layanan psikologi bagi keluarga penumpang, dengan nomor hotline 0812 3503 9292.

Baca Juga: Terungkap! Mesin Sriwijaya Air Masih Hidup Sampai Bentur Air

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya