Comscore Tracker

PUBG Mengandung Kekerasan? Begini Komentar Asosiasi E-Sports Indonesia

Sebagian besar milenial bermain gim PUBG

Jakarta, IDN Times -  Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat terkait gim PUBG, Selasa (26/3). Gim ini saat ini ramai diperbincangkan publik. Namun disebut kurang bermanfaat karena mengandung unsur kekerasan.

Hal ini berkaitan dengan penyerangan masjid di Selandia Baru yang videonya beredar dan mirip dengan gim PUBG.

Ketua Asosiasi e-Sports Indonesia (IeSPA), Eddy Lim mengatakan, gim PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) adalah gim yang lebih banyak mengandalkan strategi dalam setiap permainannya.

Jadi ada yang mengaitkan PUBG dengan kasus kekerasan atau tindak terorisme, Eddy meminta agar perlu ada kajian lebih jauh lagi mengenai pernyataan tersebut.

1. Gim PUBG lebih banyak mengandalkan strategi

PUBG Mengandung Kekerasan? Begini Komentar Asosiasi E-Sports Indonesia(Ketua Asosiasi e-Sports Indonesia, Eddy Lim) IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Hal tersebut disampaikan Eddy saat menghadiri diskusi yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait gim PUBG yang saat ini ramai diperbincangkan publik.

"Kalau saya pribadi melihat bahwa waktu kita main gim PUBG, jadi waktu kita mendarat ke bawah yang di dalam otak kita itu sebenarnya bukan kekerasannya, tapi kita langsung melihat pemetaan strateginya," ujar Eddy di Kantor Pusat MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/7).

Baca Juga: MUI Bertemu Kemenkominfo Bahas Wacana Fatwa Haram PUBG

2. Eddy menilai sisi kekerasan pada gim PUBG sangat kecil

PUBG Mengandung Kekerasan? Begini Komentar Asosiasi E-Sports Indonesiahttps://i1.wp.com/

Eddy pun mempertanyakan, dimana unsur kekerasan dari gim yang saat ini tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia ini.

"Jadi sebenarnya kalau kita lihat dari sisi kekerasannya mungkin agak kecil karena lebih banyak otak kita dipenuhi dengan strateginya harus gimana," katanya.

3. Di Indonesia ada 30 juta pemain PUBG

PUBG Mengandung Kekerasan? Begini Komentar Asosiasi E-Sports Indonesiadigitaltrends.com

Menurutnya, bila memang gim PUBG di Indonesia dapat menimbulkan kekerasan atau bahkan melahirkan bibit-bibit terorisme, maka seharusnya sudah banyak kasus yang mencuat di publik terkait hal itu.

"Kalau kita lihat dari logikanya aja ya, PUBG itu dimainkan mungkin ada 20 sampai 30 juta orang hanya di Indonesia, jika itu pengaruhnya cukup besar mungkin akan muncul 10 ribu sampai 20 ribu kasus jika memang memainkan gim ini akan menimbulkan implikasi yang jelek-jelek," jelasnya.

Baca Juga: Bahas Gim PUBG, MUI Gelar Rapat Tertutup

4. Contoh yang paling negatif dari gim PUBG membuat anak malas belajar

PUBG Mengandung Kekerasan? Begini Komentar Asosiasi E-Sports Indonesiatime.com

Namun, ia tidak menampik memang akan ada dampak negatif yang ditimbulkan bila telah keranjingan sebuah permainan gim termasuk PUBG.

"Misal mereka tidak belajar, mereka hanya main gim terlalu lama itu yang memang implikasinya sering terjadi dan itu tidak hanya di PUBG tapi di semua gim," ungkapnya.

5. Sebelum MUI keluarkan fatwa PUBG, Eddy minta agar terlebih dulu ada kajian

PUBG Mengandung Kekerasan? Begini Komentar Asosiasi E-Sports IndonesiaIDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Eddy pun meminta kepada seluruh pihak terkait agar bersama-bersama mencari solusi mengenai masalah ini. Bila dikaitkan dengan aksi kekerasan dan terorisme, maka dia meminta agar dilakukan kajian mengenai hal tersebut.

"Apakah dengan adanya gim PUBG apakah mendadak muncul seribu orang yang mengikuti? Saya rasa kita belum ada bukti ya, bahkan satupun. Tapi apakah akan berlaku jangka panjang maka ini yang perlu dikaji," kata dia.

Baca Juga: Tidak Hanya PUBG, MUI Juga Soroti Gim Lain yang Bermuatan Negatif

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Just For You