Comscore Tracker

Dokter Ikut Bujuk Akhiri Demo, Massa Teriak 'Maju, Jangan Mundur'

#MillennialBergerak dan #LawanArogansiDPR

Jakarta, IDN Times - Aksi demonstrasi massa di Jakarta masih berlanjut hingga pergantian hari, Kamis (26/9) dini hari. Massa belum mau menghentikan aksinya meski sudah larut malam.

Tak mempan dengan bujukan polisi, seorang dokter ikut membujuk. Dokter bernama Fajar Siddiq itu bertugas di Rumah Sakit (RS) Bhineka Bakti Husada Pamulang Tangerang, Banten.

Dokter Fajar pun berinisiatif menemui massa demonstrasi di Jalan Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9) malam. "Sudah ya tenaganya disimpan, kasihan pasti capai juga kan," bujuk Fajar yang mengenakan rompi hijau kepada gerombolan massa.

Massa tak lantas menyurut mendengar rayuan sang dokter. Malah mereka semakin menantang aparat kepolisian di sekitar pasar Palmerah.

"Gak bisa Pak, teman saya ada yang tertembak, juga pada luka, saya tidak terima," ujar salah seorang dari kelompok massa itu.

Saat dokter Fajar berusaha merayu massa kembali, tiba-tiba dari belakang massa terdengar teriakan seseorang, "maju... jangan mundur," teriak orang tersebut. 

Tak pelak, aparat kepolisian kembali melemparkan gas air mata yang membuat rombongan massa yang akan merangsek maju ke depan itu, kocar kacir.

Demo massa hari ini merupakan lanjutan dari aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa pada Selasa (24/5) kemarin. Demo mahasiswa berlangsung untuk menuntut DPR menunda pengesahan sejumlah rancangan undang-undang (RUU), di antaranya Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

Baca Juga: Parkir di Pos Polisi, Sepeda Motor Milik Wartawan Dibakar Massa

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya