Comscore Tracker

Demo DPR, Pelajar: Kami Sekolah Diajari PPKN, Tahu Pasal Gak Penting

#LawanArogansiDPR #MillennialBergerak

Jakarta, IDN Times - Usai aksi demonstrasi mahasiswa Selasa (24/9), situasi Jakarta belum kondusif. Pasalnya kali ini giliran para pelajar SMK sederajat yang unjuk rasa. Tuntutan mereka serupa yakni memprotes RKUHP yang berisi banyak pasal-pasal kontroversi gawean DPR.

Seperti halnya aksi mahasiswa kemarin, bentrok tak terhindarkan antara demonstran dengan aparat. Akibatnya sejumlah siswa terluka.

Kondisi di Rumah Sakit RS Pelni, Spili, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9) menggambarkan hal itu. Muhammad Azami, salah satu pelajar dari SMK Sumpah Pemuda Joglo yang masuk IGD karena aksi demo di depan Gedung DPR. 

Lantas apa yang melandasi mereka ikut demo? Salah seorang rekan Azami yakni Raka dari SMK Sumpah Pemuda Joglo mengungkapkan jika mereka ingin menyampaikan aspirasi seperti halnya kakak-kakak mereka mahasiswa. 

Pada IDN Times, Raka, mencurahkan kekesalannya pada anggota DPR yang membuat RKUHP yang berisi pasal kontroversi.

"Kami di sekolah juga diajari PPKN kak, anak sekolah juga tahu pasal-pasal yang gak penting, misalnya nih, memang kakak mau ditahan karena pulang di atas jam 10, terus misal rumah kita di pinggir jalan lalu nongkrong, ditangkap karena gelandangan. Kami memang orang bawah, tapi tahu juga politik," ungkapnya.

Dia tidak mau jika RKUHP hanya ditunda, mereka ingin DPR menghapus pasal tersebut.

"Ya kemarin ditunda  tapi besoknya kan gak," imbuhnya.

Baca Juga: Demo Pelajar Warnai Palmerah-Senayan, Sistem Ganjil-Genap Ditiadakan

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya