Comscore Tracker

Arahan Jokowi, Nama Penerima Bansos Akan Dipampang di Kantor Lurah

Jokowi minta transparansi data penerima bansos

Jakarta, IDN Times - Upaya membantu warga terdampak COVID-19 dengan bantuan sosial masih menemui banyak titik permasalahan. Bantuan yang tidak tepat sasaran dan banyaknya warga yang mengeluh karena belum menerima bansos menjadi permasalahan yang harus dipecahkan.

Untuk itu Kementerian Sosial berjanji akan transparan. Data penerima bantuan sosial akan dipampang di titik distribusi bantuan, misalnya kantor lurah. Warga bisa mengecek namanya dan menindaklanjutinya.

“Kami akan menulis surat kepada Kepala Daerah yang mendapatkan alokasi baik yang bansos sembako maupun tunai agar mereka menempelkan nama-nama penerima bantuan di kantor kelurahan dan kantor desa,” ujar Mensos Juliari P. Batubara dalam siaran tertulis, Rabu (6/5).

1. Pembukaan daftar nama penerima bansos menjadi lebih transparan

Arahan Jokowi, Nama Penerima Bansos Akan Dipampang di Kantor LurahMensos Juliari P. Batubara salurkan bansos pada warga (Dok. Kemensos)

Menurut Mensos Juliari pembukaan daftar nama penerima bansos, merupakan sinyal positif karena menjadi lebih transparan. Masyarakat bisa saling mengawasi.

“Kalau ada masalah, bisa diselesaikan di situ. Masyarakat bisa mengadu kepada perangkat kelurahan atau desa,” katanya.

Baca Juga: [UPDATE] Kasus COVID-19 di Sumut Melonjak Lagi, Totalnya 141 Orang

2. Penyaluran bansos tahap II mulai menyasar Bodetabek

Arahan Jokowi, Nama Penerima Bansos Akan Dipampang di Kantor LurahKemensos salurkan paket sembako (Dok. Kemensos)

Mensos juga menyatakan, setelah sebelumnya distribusi bansos sembako dilakukan di DKI Jakarta sebagai Tahap I, maka mulai hari ini, distribusi bansos sembako Tahap II mulai menyentuh Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Bansos akan diselingi dengan bantuan beras sebanyak 25 kg/keluarga dari Perum Bulog. Pada Tahap II ini masyarakat di DKI Jakarta akan menerima beras, dan di Bodetabek akan menerima sembako.

“Namun khusus untuk tahap Tahap I ini, bansos akan dibarengi dengan beras dari Bulog,” katanya.

Dari enam tahap penyaluran bantuan, sebanyak 4 kali akan disalurkan bansos sembako, dan 2 kali berupa beras.

3. Mensos ingatkan Pemprov DKI mengajukan nama-nama baru penyaluran bansos tahap III

Arahan Jokowi, Nama Penerima Bansos Akan Dipampang di Kantor LurahIlustrasi pembagian paket sembako (Dok. Kemensos)

Meski demikian Mensos Juliari kembali mengingatkan agar Pemprov DKI untuk mengajukan nama-nama baru, pada distribusi bansos Tahap III mendatang.

“Kami mohon penerima adalah nama-nama yang baru. Bukan yang kemarin. Sehingga kita bisa memberikan bantuan untuk orang-orang yang belum terima sama sekali,” kata Mensos.

4. Bantuan sosial tunai mulai di salurkan ke 1,8 juta Kepala Keluarga

Arahan Jokowi, Nama Penerima Bansos Akan Dipampang di Kantor LurahPetugas PT Pos Indonesia menyerahkan bantuan sosial (bansos) tunai tahap pertama Kemensos kepada salah seorang KPM di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/4) (Dok. Kemensos)

Mensos Juliari menambahkan bantuan sosial tunai (BST) sudah mulai berjalan lewat transfer bank Himbara kemudian juga lewat Kantor Pos. Mulai minggu ini akan disalurkan kepada 1,8 juta KK. Yang melalui bank sekitar 750.000 KK dan yang 1,1 juta KK lewat Kantor Pos.

“Nah ini memang perlu perlu kehati-hatian karena menyangkut transfer. Kan kita juga tidak ingin salah transfer. Nah yang melalui kantor pos nanti akan ada undangan kepada penerima bantuan,” katanya

Baca Juga: Di Rumah Aja tapi Bisa Dapat Uang Rp1 Juta? Begini Caranya

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya