Comscore Tracker

[BREAKING] Kasus Jiwasraya, Komisaris PT Hanson Resmi Jadi Tersangka

Mantan Direktur Jiwasraya Harry Prasetyo masuk mobil tahanan

Jakarta, IDN Times - Kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya terus bergulir. Dua orang diduga langsung jadi tersangka dan dibawa masuk mobil tahanan usai diperiksa oleh Kejaksaan Agung hari ini, Selasa (14/1).

Kedua orang tersebut adalah Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX), Benny Tjokrosaputro dan mantan Direktur Keuangan PT Jiwasraya Harry Prasetyo.

Total ada sembilsan saksi yang diperiksa Kejaksaan Agung. Usai diperiksa, sekitar pukul 17.07 WIB, Benny tiba-tiba keluar dan masuk ke dalam mobil tahanan. Ia pun tak berkomentar.

Pengacara Benny, Muchtar Arifin mengatakan, kliennya itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Bagi saya itu (penetapan tersangka) aneh. Gak ngerti apa alat buktinya," kata Muchtar di Gedung Tindak Pidana Khusus, Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (14/1).

Muchtar mengatakan, tidak ada penjelasan dari penyidik Kejagung mengapa Benny ditetapkan sebagai tersangka.

"Tentu saya kecewa, orang Jiwasraya yang harusnya bertanggung jawab," ujarnya.

Selain Benny, mantan Direktur Keuangan PT Jiwasraya Harry Prasetyo, juga turut digelandang ke mobil tahanan. Dia juga enggan berkomentar.

Selain mereka berdua, tujuh orang saksi lainnya yang diperiksa adalah Presiden Komisaris PT TRAM Heru Hidayat, karyawati Jiwasraya Agustin Widhiastuti, Kepala Bagian Pengembangan Dana Jiwasraya Mohammad Rommy, pensiunan Jiwasraya Syahmirwan, dan Kepala Seksi Divisi Dana Pensiun Lembaga Keuangan Jiwasraya Anggoro Sri Setiaji.

Juga mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, dan pihak swasta dari Institutional Equity Sales PT Trimegah Securities, Meitawati Edianingsi.

Baca Juga: Buntut Kasus Jiwasraya, Pemerintah Siapkan Lembaga Penjamin Asuransi 

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Just For You