Comscore Tracker

BMKG Diledek Kalah dari Pawang Hujan karena Prediksi Cuaca Meleset

Hidayat Nur Wahid sindir BMKG soal cuaca ekstrem 

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dikritik. Soalnya belakangan ini prediksi cuaca sering meleset.

Kritik itu dilontarkan Mantan Ketua MPR periode 2004-2009 Hidayat Nur Wahid. Menurut Hidayat, prediksi BMKG sering bertolak belakangan dengan cuaca yang terjadi pada belakangan ini.

"Untuk wilayah yang diramalkan akan mengalami cuaca hujan ekstrem justru tidak hujan sama sekali," cuit Hidayat di akun Twitter pribadinya, @hnurwahid, Minggu (12/1) malam.

1. Hidayat sindir ramalan BMKG soal hujan ekstrem di Januari berbeda dengan kenyataan

BMKG Diledek Kalah dari Pawang Hujan karena Prediksi Cuaca MelesetIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Seperti di bulan Januari ini. Menurut Hidayat, ramalan BMKG tentang cuaca hujan ekstrem berbeda dengan kenyataannya. Cuaca di beberapa hari terakhir justru cerah.

"Ber-kali2 BMKG salah;yg diramal hujan extrim, tak ada hujan, yg tak diramal hujan extrim malah curah hujannya terdahsyat..." cuit politikus PKS ini.

Baca Juga: Banjir Jakarta, BMKG: Hujan Ekstrem, Terparah sejak 1996

2. Hidayat pertanyakan mengapa tidak ada pihak yang mengajukan class action ke BMKG

BMKG Diledek Kalah dari Pawang Hujan karena Prediksi Cuaca Melesetinstagram.com/infobmkg

Hidayat juga mempertanyakan mengapa tidak ada pihak yang mengajukan class action ke BMKG atas kesalahan ramalan cuaca tersebut. Namun, masyarakat justru fokus untuk mengajukan class action kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"...Tapi uniknya nggak ada yg lakukan class action ke BMKG. Tapi class actionnya kpd AniesB. Sekalipun yg paling terdampak banjir adalah Provinsi Jabar&Banten," ujarnya.

3. Karni Ilyas sebut BMKG kalah dengan pawang hujan

BMKG Diledek Kalah dari Pawang Hujan karena Prediksi Cuaca MelesetKantor Stasiun Geofisika Yogyakarta. IDN Times/Siti Umaiyah

Sosok yang lebih dulu melontarkan komentar terhadap BMKG adalah jurnalis senior Karni Ilyas. Ia mengatakan, ramalan cuaca ekstrem wilayah Jabodetabek di bulan Januari yang dikeluarkan BMKG tidak terjadi. Ia juga sempat menyindir tentang alat canggih yang digunakan BMKG, kalah dengan pawang hujan.

"BMK ramalkan 2 Januari sampai hari ini, Jkt hujan extrim, puncaknya hari ini. AS pun ikut peringatkan warganya.Ternyata sampai sore ini cuaca cerah. Sebaliknya 1 Januari, tanpa aba-aba Jabodetabek dilanda hujan terlebat dlm seabad.Mungkinkah alat canggih dikalahkan pawang hujan?" cuit Karni di akun twitter pribadinya, @karniilyas, Minggu (12/1).

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Peringatan BMKG, Cuaca Ekstrem di Laut Jawa Hingga Akhir Januari

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya