Comscore Tracker

Cerita Icha, Mencari Makna Kesempurnaan lewat Buku 360 Derajat

Asisten bidan yang bikin buku puisi penuh makna hidup

Medan, IDN Times - Terkadang kita merasa jenuh dengan rutinitas kehidupan yang dijalani. Terkadang kita mencari apa yang diinginkan dalam hidup. Bahkan, terkadang juga tak pernah menyadari apa makna "kesempurnaan" dalam hidup.

Sebuah buku puisi coba menjawab hal itu. Berawal dari rasa kegundahan menjadi inspirasi. Annisa Khumairah alias Icha mengartikan makna hidup lewat bukunya berjudul 360 Derajat.

Suguhan pada awal kalimat buku 360 Derajat dengan sampul bewarna hitam ini tertulis, "Besaran sudut yang dinobatkan sebagai kesempurnaan dan radian adalah refleksi dari ruang kehidupan."

Lewat buku inilah, Icha memulai debutnya sebagai penulis puisi. Dari puisi juga, Icha membagikan pengalaman hidupnya sekaligus menunjukkan kecintaannya terhadap puisi dan hal menarik yang melatarbelakangi buku tersebut.

Berikut cerita Icha kepada IDN Times soal proses pembuatan karyanya pada buku 360 Derajat.

1. Berawal dari kondisi pandemik COVID-19 dengan status pengangguran

Cerita Icha, Mencari Makna Kesempurnaan lewat Buku 360 DerajatAnnisa Khumairah alias Icha mengartikan makna hidup lewat bukunya berjudul "360 Derajat" (IDN Times/ Indah Permata Sari)

Awal mula Icha menulis karena pandemik COVID-19 yang terus berlanjut hingga kini. Kondisi inilah yang juga membuatnya jadi pengangguran. "Enggak sih, pertama itu pengangguran. Kedua, karena lagi nganggur itu masuk era pandemik," kata penulis berusia 27 tahun ini.

Karena ini, Icha pun tak bisa bertemu dengan orang lain, termasuk teman-temannya. Namun, kondisi tersebut dimanfaatkannya untuk asah kemampuan. Dia memilih menajamkan kemampuan menulisnya.

"Jadilah dari kepo demi kepo keluar tuh di Instagram kelas menulis. Jadi, dari kelas menulis itu menariknya dia bisa keluarin ISBN. Kita bisa nerbitin buku tanpa minimal cetak," ujarnya.

Baca Juga: 6 Tips Jadi Penulis Lepas agar Produktif Menulis Setiap Hari

2. Buku 360 Derajat mengartikan sebuah lingkaran kehidupan dan menajemen berpikir yang tak pernah lepas dari manusia

Cerita Icha, Mencari Makna Kesempurnaan lewat Buku 360 DerajatAnnisa Khumairah alias Icha mengartikan makna hidup lewat bukunya berjudul "360 Derajat" (IDN Times/ Indah Permata Sari)

Mengenai konsep, ternyata Icha telah membuatnya sejak tahun 2015. Saat itu, ia sedang ingin mengikuti kegiatan pengabdian.

"Jadi itu kayak pengabdian. Kita diturunkan satu tim ke daerah terpencil di Indonesia dan itu random (acak)" ujar penulis yang juga berprofesi sebagai asisten bidan. Icha memilih Papua sebagai tempat tujuan kegiatan pengabdiannya. Namun, hal ini justru dapat pertentangan dari orangtuanya.

Baginya, kehidupan itu seperti lingkaran yang akan bertemu titik akhir sekalipun saat berada di situasi terburuk. Bahkan Icha juga menunjukkan konsep kehidupan lewat gambar rumah dan lingkaran, menunjukkan kehidupan akan selalu berputar disitu terus.

"Kalo kita belajar ilmu manajemen, kita juga plan, do, check, action. Nanti kita buat komunitas itu kita pakai konsep ini dong? Plan kita apa? Setelah kita doing apa? Setelah kita do lalu check dong? Kurangnya di mana? apa yang mau ditambah? Kita aksi lagi. Begitu terusnya untuk mencapai kesempurnaan. Kita enggak terlepas dari konsep ini. Dan inilah manajemen berpikir," ujar penulis kelahiran kota Padang ini.

Siklus kehidupan bagi Icha adalah suatu makna 'kesempurnaan' layaknya lingkaran dan radiennya adalah refleksi kehidupan. Titik 360 derajat pada lingkaran juga menjadi titik kesempurnaan hidup. Bahkan titik terendah adalah kesempatan untuk bisa bangkit kembali.

"Andaikan kita tidak pernah menemukan titik terendah, kita tidak akan bertemu titik balik kita bisa jadi," tambahnya.

3. Diedarkan lewat toko buku indie di Medan

Cerita Icha, Mencari Makna Kesempurnaan lewat Buku 360 DerajatAnnisa Khumairah alias Icha mengartikan makna hidup lewat bukunya berjudul "360 Derajat" (IDN Times/ Indah Permata Sari)

Mengenai perilisan buku, Icha menyebutkan bahwa buku 360 Derajat dirilis sebanyak 40 eksemplar pada cetakan pertama. Apalagi ada juga yang memesannya lewat pre order. Buku uni dijual di toko buku Indie bernama Cleo Buku. "Harganya Rp 40 ribu untuk area Medan sih," sebutnya.

Baca Juga: 5 Cara Jitu biar Kamu Lancar Menulis, Gampang Dipraktekin! 

Topic:

  • Indah Permatasari
  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya