Comscore Tracker

Doa dan Cara Mengendalikan Amarah Seperti Ajaran Rasulullah

Wudu dan salat bisa meredakan amarahmu

Jakarta, IDN Times – Marah adalah ekspresi yang lumrah. Namun jangan biarkan amarah itu menguasai diri kita sehingga kita menjadi lepas kontrol. Soalnya jika dibiarkan bisa mengarah kepada keburukan. 

Dalam Islam juga dianjurkan untuk bersabar dan selalu mengendalikan rasa marahnya. Misalnya dengan berdoa dan ada beberapa tindakan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk mengatasi amarah. Apa saja?

Dikisahkan bahwa Rasulullah SAW menyadari bahayanya kondisi seseorang di bawah pengaruh kemarahan. Karenanya, Rasulullah SAW mengajarkan bacaan doa dan tindakan-tindakan sebagai cara mengatasi amarah, yakni sebagai berikut.

1. Bacaan doa ketika merasa marah

Doa dan Cara Mengendalikan Amarah Seperti Ajaran RasulullahIDN Times/Rizka Yulita

Dilansir dari nu.or.id, Rasulullah SAW pernah mengajarkan bacaan doa untuk dibaca ketika sedang merasa marah.

Doa ini digunakan pula sebagai permohonan kepada Allah SWT agar selalu dilindungi dari pengaruh setan dan tidak melakukan hal-hal keburukan saat marah.

Adapun bacaan doanya ialah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ

Allâhummaghfirlî dzanbî, wa adzhib ghaizha qalbî, wa ajirnî minas syaithâni.

Artinya, “Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan.”

Baca Juga: Hobi Marah-marah? Ini 7 Alasan Kamu Wajib Segera Menghentikannya 

2. Bacaan ta’awudz untuk dibaca saat marah

Doa dan Cara Mengendalikan Amarah Seperti Ajaran RasulullahIlustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Tado)

Selain bacaan doa di atas, ada pula redaksi doa lain bagi orang yang sedang marah, yakni minimal membaca ta’awudz, sebagai berikut:

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A‘ûdzubillâhi minasy syaithânir rajîm

Artinya, "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."

Setelah membaca ta’awudz, mengendalikan marah akan menjadi lebih baik apabila dilanjutkan dengan berwudhu kemudian melakukan salat dua rakaat. Setelah itu, berdoa kepada Allah serta memohon agar diberikan petunjuk.

3. Cara mengendalikan marah sesuai ajaran Rasulullah

Doa dan Cara Mengendalikan Amarah Seperti Ajaran RasulullahIlustrasi stres. IDN Times/Dwi Agustiar

Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk mengendalikan marah, sebagaimana dikutip dari laman unpak.ac.id berikut ini:

  • Berusaha diam dan jaga lisan

Salah satu hadis riwayat menyebutkan bahwa dari Ibnu Abbas, Rasulullah pernah bersabda: "Jika kalian marah, diamlah." (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).

Untuk itu, dengan berusaha diam dan menjaga lisan merupakan salah satu cara terbaik mengendalikan marah sebab mampu mengantisipasi munculnya luapan amarah yang dapat berakibat buruk.

  • Mengambil posisi lebih rendah

Rasulullah bersabda: "Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur." (HR. Ahmad, Abu Daud dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

Hadis di atas didukung pula dengan fakta bahwa orang marah memiliki kecenderungan ingin selalu lebih tinggi agar bisa melampiaskan amarahnya sepuasnya.

  • Mengingat sebuah hadis keutamaan menahan marah

Dari Muadz bin Anas Al-Juhani, Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki." (HR. Abu Daud, Turmudzi)

Baca Juga: Baik Dibaca Setiap Hari, Kumpulan Doa Memohon Kesehatan dan Kesembuhan

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya