Comscore Tracker

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahli

Orang tua gak perlu takut kok!

Teman imajinasi atau khayalan itu ada gak sih? Kamu pernah punya gak guys?

Mungkin wajar saja jika kamu memilikinya saat masih anak-anak. Namun, gimana kalau masih memilikinya hingga dewasa. Jangan buru-buru takut. Kenali fakta-faktanya berikut ini!

1. Pada umur tujuh tahun, sekitar 37 persen anak-anak memiliki teman imajinasi

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahliwoopic.com

Dilansir dari psychologytoday.com, menurut Marjorie Taylor dari University of Oregon, pada umur tujuh tahun, sekitar 37 persen anak-anak memiliki teman imajinasi atau teman yang gak terlihat. Banyaknya bentuk dari teman yang gak terlihat, menandakan kekuatan imajinasi anak-anak itu begitu kuat. 

2. Ada perbedaan teman imajinasi antara laki-laki dan perempuan

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahliparent24.com

Teman-teman imajinasi dapat berbentuk seperti manusia, hewan atau makhluk fantasi. Mereka pun bisa tampak sendirian ataupun berkelompok. Namun, uniknya, anak laki-laki cenderung menciptakan teman imajinasi laki-laki, sementara perempuan bisa laki-laki atau perempuan. 

3. Anak-anak bisa dengan mudah menggambarkan seperti apa teman imajinasinya

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahliimdb.com/Frank Masi

Meskipun imajinatif, ternyata anak-anak bisa dengan mudah menggambarkan seperti apa teman imajinasinya. Gak hanya gimana cara mereka bersikap, namun juga bisa mendengar dan menyentuh mereka. Uniknya, teman imajinasi bisa menjadi bagian dari kehidupan anak-anak selama bertahun-tahun loh! 

Baca Juga: Bikin Melongo, Ini Harga 10 Skincare Nagita Slavina Istri Raffi Ahmad

4. Teman imajinasi ternyata gak selalu menurut lho!

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahliplaybuzz.com

Taylor menemukan bahwa sekitar sepertiga anak-anak mengeluh bahwa teman imajinasinya gak selalu bisa diajak bekerja sama. Beberapa contohnya, seperti tidak selalu datang ketika dipanggil; tidak menjawab ketika ditanya; berbicara terlalu keras; tidak berbagi; atau sering melakukan hal yang mengganggu. 

5. Anak-anak tahu bahwa teman imajinasinya gak nyata

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahlisciencefriday.com

Anak-anak kadang memperlihatkan dengan jelas gimana interaksinya terhadap teman imajinasinya. Namun, mereka hampir selalu tahu kalau teman imajinasinya itu gak nyata.

Dari wawancara yang dilakukan Taylor terhadap 86 anak-anak dengan teman imajinasinya, 77 persen anak-anak menjawab “ya” saat ditanya apakah mereka memiliki teman imajinasi.

Sementara sebanyak 40 persen secara spontan, di beberapa momen wawancara, kalau mereka berbicara dengan teman imajinasinya. Anak-anak menyampaikannya dengan beragam cara, seperti, “Dia hewan palsu,” “Aku baru membuatnya di kepalaku,” dan “Dia gak ada di kehidupan nyata.” Sementara, hanya satu anak yang bersikeras bahwa teman imajinasinya itu nyata.

6. Anehnya, ternyata teman imajinasi gak harus menghilang saat masa anak-anak berakhir

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahliwikia.com

Sebuah studi yang dilakukan terhadap sebuah buku harian remaja dan data kuesioner menyimpulkan bahwa remaja mungkin menciptakan teman imajinasi, namun ini bukan pengganti hubungan dengan orang sungguhan. Bahkan, penulis fiksi sering berbicara dengan karakter yang mereka buat. Proses itu sama dengan teman imajinasi pada anak-anak. Jadi bukan masalah kalau remaja masih memiliki teman imajinasi. 

7. Ternyata, teman imajinasi bukan berarti kesepian dan punya masalah sosial

Pernah Punya Teman Khayalan? Ini 7 Fakta Logisnya Menurut Para Ahlichildrenseducationcenter.com

Mungkin logis saja menganggap kalau anak-anak yang punya teman imajinasi itu karena kesepian atau punya masalah sosial. Namun, penelitian gak mendukung asumsi tersebut loh!

Dibandingkan dengan anak-anak yang gak memiliki, anak-anak dengan teman imajinasi cenderung lebih pemberani; banyak tertawa dan tersenyum pada teman sebaya; serta lebih kreatif dalam tugas terkait membayangkan gimana pemikiran orang lain. Selain itu, ternyata memiliki teman imajinasi membantu untuk mengatasi ketakutan, pengalaman traumatis, dan untuk menggali ide. 

Ternyata, punya teman imajinasi itu wajar dan normal loh. Jadi, gak ada masalah kalau kamu punya teman imajinasi, asal kamu masih bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang imajinatif. Kalau kamu merasa kebingungan, gak ada salahnya loh kamu menghubungi psikolog untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga: 10 Potret Arya Saloka 'Suami' Amanda Manopo yang Dingin Banget

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Berita Terkini Lainnya