Comscore Tracker

5 Kelebihan dan Kekurangan Spider-Man: Far from Home, Sudah Nonton?

Ada hubungannya dengan Avengers: Endgame

Spider-Man: Far from Home akhirnya tayang di bioskop Indonesia. Film garapan Sony Picture ini mengungkap kejadian setelah Avengers : Endgame.

Film sekuel kedua Spider-Man yang diperankan Tom Holland ini berhasil menyajikan petualangan seru Spider-Man yang bertemu beberapa karakter baru. 

IDN Times telah menyaksikan langsung film superhero ini dan menemukan 5 kelebihan plus kekurangan dari besutan sutradara Jon Watts ini.

Peringatan: Artikel ini berpotensi mengandung spoiler. Jika tak ingin terkena, berhati-hatilah saat membaca ya!

1. Penuh humor segar yang gak menjemukan sepanjang film

5 Kelebihan dan Kekurangan Spider-Man: Far from Home, Sudah Nonton?dok. Sony Pictures

Sepertinya humor sudah jadi bagian tak terpisahkan dari beberapa film MCU terakhir. Apalagi dengan kehadiran Thor: Ragnarok yang semakin menguatkan pakem tersebut.

Spider-Man: Far from Home juga gak mau kalah. Uniknya humor yang disisipkan di sana sini tidak terasa menjemukan. Banyak juga tawa yang pecah karena referensi-referensi kocak yang diselipkan dalam film ini.

Gak bisa dipungkiri, banyak lelucon yang akan ngena kalau kamu memang telah mengikuti MCU. Paling gak Spider-Man: Home Coming, deh. Tapi tenang saja, bagi penonton yang benar-benar baru juga gak selamat kok dari tingkah kocak Ned dan kawan-kawannya.

Baca Juga: 5 Fakta Soal Mysterio, Tokoh yang Muncul di Spiderman: Far From Home

2. Kehadiran Jake Gyllenhaal terasa menggenapi & punya chemistry yang pas. Begitu juga dengan para tokoh lainnya

5 Kelebihan dan Kekurangan Spider-Man: Far from Home, Sudah Nonton?dok. Marvel Studio

Dalam film keduanya ini Spider-Man diceritakan tengah berusaha move on dari tewasnya Iron Man. Seperti diketahui, Tony Stark adalah mentor yang sudah seperti sosok ayah bagi Peter Parker.

Kali ini muncul sebuah karakter baru yaitu Mysterio. Seorang pahlawan super yang juga punya team work  bagus dengan Spider-Man saat menghadapi ancaman terhadap bumi. Perlahan tapi pasti ia pun menjadi figur yang seolah mampu mengayomi Peter Parker.

Mysterio sukses diperankan dengan apik oleh Jack Gyllenhaal. Chemistry di antara keduanya pun pas dan menggugah emosi. Selain penampilan aktor kawakan ini, Samuel L. Jackson dan Cobie Smulders juga mencuri layar sebagai NickFury dan Agen Maria Hill. Serunya, keduanya punya peran lebih besar dalam film kali ini.

3. Full adegan aksi seru, dan menyenangkan untuk ditonton

5 Kelebihan dan Kekurangan Spider-Man: Far from Home, Sudah Nonton?

Namanya juga film superhero, gak seru dong kalau minim adegan aksi. Spider-Man: Far from Home bisa dibilang action packed sejak babak pertama hingga akhir. Aneka koreografi pertarungan seru hingga sejumlah adegan misterius terasa menghanyutkan penonton sepanjang film.

Aksi laga yang disuguhkan Tom Holland juga semakin keren dan mengagumkan. Film ini juga didukung CGI dan special effect yang mumpuni. Sejujurnya ada beberapa bagian kecil yang terasa kurang halus bagi saya. Tetapi gak sampai mengganggu dan sisanya tetap begitu meyakinkan.

4. Perkembangan karakter & plot besar yang menarik untuk diikuti

5 Kelebihan dan Kekurangan Spider-Man: Far from Home, Sudah Nonton?

Selain aksi yang ramai tadi, Spider-Man: Far from Home juga menyuguhkan perkembangan plot dan karakter yang oke buat universenya. Mulai dari pergulatan batin yang dialami Peter, tranformasi yang dialaminya, sampai kehidupan percintaannya.

Semuanya mampu dituangkan secara natural dalam film berdurasi 129 menit ini. Jadi gak hanya pukul-pukulan saja. Spider-Man juga membuka jalan buat kelanjutan MCU berikutnya, baik lewat cerita maupun after credit scene-nya.

5. Terasa ada pengulangan formula dari film sebelumnya & buat sebagian orang mungkin film ini terlalu "ringan"

5 Kelebihan dan Kekurangan Spider-Man: Far from Home, Sudah Nonton?dok. Marvel Studio

Tak ada perubahan berarti dalam pola bercerita di film ini maupun Spider-Man: Home Coming. Seorang remaja yang struggling dengan kekuatan barunya, berusaha juggling antara sekolah, asmara, dan tanggung jawab. Bisa dibilang Spider-Man terasa seperti coming of age  movie atau komedi romantis remaja yang kebetulan tokoh utamanya punya super power.

Ini gak berarti selalu jelek sih. Malah bisa jadi kekuatan istimewa Spider-Man era Tom Holland itu sendiri. Soalnya relatable dengan para penonton muda dan ABG. Namun, bagi beberapa orang yang mungkin terbiasa dengan kisah lebih gelap, bisa saja merasa film ini terlalu 'ringan' atau 'receh' bila dibandingkan dengan film-film superhero lain.

Untuk itu IDN Times memberi skor 3,5/5 buat Spider-Man: Far from Home. Seru, lucu, dan menyentuh, film ini menghibur banget. Gak terasa deh ditonton sampai after-credit scene sekalipun. Jangan lupa tonton di bioskop favoritmu ya!

Baca Juga: Spiderman Diperankan 3 Sosok Berbeda, Mana yang Terbaik?

Topic:

  • Doni Hermawan

Just For You