Pernah Rias Rambut Jedar, Kisah Sukses Steve Jalankan Bisnis Salon

Anak Medan yang bisa tembus ke Tokyo Fashion Week

Medan, IDN Times - "Potong rambut bukan asal potong." Begitulah kata Steve V Yeofvine yang sudah menjalani bisnis salon dari tahun 2002 hingga saat ini.

Pria 34 tahun ini memulai salon kecantikan saat pulang dari Australia ke Medan dan sudah memotong rambut para selebritis, di antaranya Jessica Iskandar atau Jedar dan Dian Sastro.

Nah mau tahu bagaimana awal mula perjalanan karier Steve merintis bisnis salon hingga sukses, yuk simak ulasannya:

1. Membuka salon sejak usia 17 tahun

Pernah Rias Rambut Jedar, Kisah Sukses Steve Jalankan Bisnis SalonDokumentasi/prezi.com

Saat usia 17 tahun, dirinya menyelesaikan sekolah di Australia, Steve mencoba untuk membangun bisnis salon. Awal dia tidak terlalu yakin dikarenakan hanya memiliki basic fesyen desain yang didapat dari sekolah.

Tante Steve lah yang menjadi pemicu bisnis salon. Steve berpikir bisnis salon yang dijalankannya awalnya hanya keisengan dan akan ke luar negeri lagi untuk jalan-jalan.

"Nah, pas di fesyen desain mikir mulai dari nol gitu. Kalau misalnya mulai dari nol dan awal lagi harus habiskan waktu 3 tahun ke depan lagi dan di usia saat itu udah bisa potong rambut, dunia kecantikan udah ngertilah. Jadi setidaknya dari pada habisi duit mending cari duit dulu deh," ungkapnya

Waktu berjalan, salon sudah dibuka dua sampai tiga bulan. Namun, Steve memilih untuk pergi ke London selama 5 tahun dan setelah itu, Steve kembali ke asal kelahiran kota Medan.

Sebelumnya, Steve juga tinggal di Jakarta setelah dari London selama 2 tahun.

" Setelah balik Medan aku fokus dan stay agak lama di Medan." tuturnya

Baca Juga: Cerita Wilda, Jadi Perias PSK hingga Aktif Beri Edukasi soal HIV/AIDS

2. Pernah memotong rambut Dian Sastro pada tahun 2003

Pernah Rias Rambut Jedar, Kisah Sukses Steve Jalankan Bisnis SalonInstagram/@stevesalondecoiffure

Steve merupakan salah satunya Anak Medan yang bisa tembus ke Tokyo Fashion Week, Dubai, dan lainnya. Selain itu, pria kelahiran Medan ini juga sering kerja sama di Bangkok, dan Photoshoot komersial serta negara lainnya.

Jadi kalau secara fisik salon Steve tidak terlalu besar. Namun, klien Steve berasal dari orang-orang yang haus akan kualitas tingkat tinggi dan mengetahui setiap kualitas potongan rambut.

" Awal dulu balik ke Medan, saya dicari sama Dian Sastro pas ada acara, sekitar tahun 2003-2004. Saat itu balik dari Australia. Ilmu itu gak pernah ada yang murah," ucap Steve.

Sampai saat ini, Steve mengakui masih banyak artis ataupun selebritis yang telah memakai jasa potong rambut Steve. Termasuk juga Jessica Iskandar alias Jedar. Hal ini dikarenakan kualitasnya kepada klien.

Kini Steve fokus mengelola Salon Steve di Jalan Thamrin Baru No.74/76,  Medan, Sumatera Utara.

Tarif Salon Steve bervariasi mencapai Rp100 ribu hingga Rp3 juta, harga tersebut sesuai dengan permintaan klien ingin seperti apa rambutnya.

3. Tren rambut tidak bisa selalu bisa diikuti terlalu cepat

Pernah Rias Rambut Jedar, Kisah Sukses Steve Jalankan Bisnis SalonDokumentasi/prezi.com

Berbicara soal tren rambut menjadi salah satu hambatan buat Steve. Permasalahan tren dikarenakan adanya beberapa segmen yang harus dipelajari untuk menentukan Style klien dengan Styleish.

"Kadang kalau ngomongi soal trend mungkin kita harus ngikuti tren kita sendiri. Jadi kalau misalnya selama yang aku pelajari, kita tidak bisa terlalu cepat mengadaptasikan langsung ke Medan," tuturnya

Sebagai seorang pebisnis salon kecantikan, dirinya mengakui bahwa tidak semua orang bisa menerima secara cepat tren-tren yang baru keluar.

"Contoh kecil, kemarin ada acara jadi aku buat show gitu di JW Marriott, terus show itu aku udah keluari yang baru. Ternyata dua tahun kemudian show itu baru keluar. Jadi aku berpikir, tren itu jangan terlalu cepat karena belum tentu kondisi bisa menerimanya." ungkap Steve

4. Korea Selatan jadi referensi fesyen anak zaman now

Pernah Rias Rambut Jedar, Kisah Sukses Steve Jalankan Bisnis Salonberbagai sumber

Menurut Steve, fesyen yang masih berkembang menjadikan refrensi hingga saat ini yaitu Korea Selatan.

"Kembali lagi ke segmentasi, kalau misalnya soal asia ya kita balik-balik lagi ke Korea. Dulu-dulunya itu tren masih kita ikuti tren Jepang. Sekarang fesyen Korea, sejak 4 tahun yang lalu dan itu untuk Eropa masih mengikuti tren Inggris. Tapi secara teknikal Inggris masih oke," ungkapnya

Selain mengikuti tren, Steve juga mengembangkan kreatifitasnya. Sehingga dirinya memilih untuk klien yang terbaik dengan cara teknik Mix. Teknik mix tersebut dipakainya dengan melakukan teknik Eropa tapi mengikuti model Asia.

"Karena klien aku itu Asia. Jadi kalau aku sendiri paling suka di mix. Jadi, aku suka pake teknik Eropa tapi model Asia itu tergantung kita sendiri, karena secara teknik itu banyak banget bisa dilakukan," sambung Steve.

Nah, buat kamu sebelum ke salon cari Stylish yang benar-benar ya. Pastikan itu Stylish cocok sama kamu dan harus ngerti stylenya yang kamu suka gimana. Bukan sekadar mau potong rambut doang ya.

Baca Juga: Rian Ibram, Cowok Batak yang Pernah Mewawancarai Mark 'Hulk' Ruffalo

Topic:

  • Arifin Al Alamudi

Just For You