Comscore Tracker

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantung

Serangan jantung menjadi penyebab kematian tertinggi

Seringkali kita mendapatkan kabar kematian seorang teman atau sahabat secara tiba-tiba. Padahal dia tidak sakit sebelumnya.

Serangan jantung diduga menjadi penyebabnya. Memang penyakit ini tidak berarti hanya dialami orang yang punya penyakit jantung. Kematian mantan artis cilik Cecep Reza pemeran Bombom di Sinetron lawas "Bidadari" contohnya.

Dari data dari World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa setidaknya 17 juta orang meninggal karena kondisi tersebut di tahun 2015. 

Pada umumnya, serangan jantung dapat terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah ke arah organ tersebut. Faktor yang paling sering memicunya adalah tingginya kolesterol, tekanan darah, dan riwayat penyakit lain seperti jantung koroner.

Namun ternyata ada faktor lain yang bisa memicu serangan jantung. Kamu mesti mewaspadainya. Apa saja?

1. Berada di lingkungan yang dingin dalam waktu lama

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungapmcdn.org

Terpapar suhu dingin yang ekstrem ternyata bisa meningkatkan risiko kita terhadap serangan jantung. Apalagi jika kita tidak biasa mengalaminya. Statistik dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa setidaknya 11 ribu orang terkena serangan jantung di cuaca dingin setiap tahunnya. 

Kenapa hal ini bisa terjadi? Udara yang dingin ternyata dapat menyebabkan arteri mengerut, akhirnya tekanan darah pun meningkat. Seperti yang kita tahu, hal itu bisa memicu terjadinya serangan jantung. 

2. Banyak terpapar polusi

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungnewscientist.com

Hidup di kota besar dengan tingkat polusi yang tinggi dapat berdampak buruk pada jantungmu. Studi dari American Heart Association (AHA) pada tahun 2010 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kedua hal itu.

Paparan polusi jangka pendek dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, gagal jantung dan aritmia. Khususnya pada orang lanjut usia. Menghirup polusi dalam jangka panjang pun memiliki risiko yang lebih besar, yaitu bisa menyebabkan kematian. 

3. Menjalani aktivitas yang berat

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungindependent.co.uk

Melakukan aktivitas berat yang tidak wajar juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Misalnya, kamu tidak pernah berolahraga sebelumnya, tapi suatu hari kamu langsung melakukan angkat beban dalam jangka waktu yang lama. 

Hal ini dapat membuat jantung “kaget”, pembuluh darah mengerut, dan akhirnya serangan jantung pun tak dapat dihindari. Maka dari itu, jika kamu ingin mulai berolahraga, lakukanlah secara bertahap. Pelan tapi pasti. Dengan begitu, tubuh bisa beradaptasi dengan baik.

Baca Juga: Agar Tidak Mudah Pikun, Coba 7 Latihan Ini untuk Memperkuat Otak

4. Emosi yang berlebihan

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungmymind.org

Emosi yang berlebihan, baik maupun buruk ternyata juga berdampak pada impuls yang memompa jantung kita. Jadi, ketika kita terlalu senang, sedih, dan marah, risiko serangan jantung pun meningkat.

Bagaimana bisa? Studi dari Cleveland Clinic menunjukkan bahwa ketika emosi kita meluap-luap, detak jantung dan tekanan darah pun meningkat secara tiba-tiba. Inilah yang menyebabkan serangan jantung. Maka tidak heran jika sebagian orang mengalami hal tersebut ketika orang terdekatnya meninggal.

5. Terlalu banyak makan

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungmymedicalmantra.com

Faktor risiko yang satu ini bisa membuktikan bahwa lomba makan itu sangat berbahaya bagi keselamatan kita. Bagaimana tidak, studi dari AHA tahun 2000 menyebutkan bahwa dalam kurun waktu 26 jam setelah makan besar, risiko serangan jantung akan meningkat.

Ini dapat terjadi karena pencernaan makanan mengeluarkan banyak hormon ke dalam pembuluh darah. Semakin tinggi aktivitas tersebut, semakin banyak zat yang akan menyebabkan penyumbatan. Akhirnya, darah yang penuh oksigen sulit untuk masuk ke jantung.

6. Memiliki riwayat asma

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungthenypost.com

Jika kamu memiliki riwayat asma, kamu harus ekstra hati-hati. Risiko terkena serangan jantung pada penderita penyakit tersebut dapat meningkat sebesar 70 persen, menurut data dari WebMD.  

“Ketidaknyamanan di dada sering dikira sebagai gejala asma. Karena keduanya mirip tapi memiliki penanganan yang berbeda, pasien harus menangani rasa sakit pada dada dengan serius,” kata profesor pediatrik Mayo Clinic, Young J. Juhn.

7. Kekurangan tidur

Harus Berhati-hati! 7 Hal Ini Bisa Memicu Serangan Jantungmedicalnewstoday.com

National Sleep Foundation menerangkan bahwa orang yang kekurangan tidur memiliki risiko yang tinggi terhadap serangan jantung. Apa penyebabnya? Ternyata saat kita tidak tidur dengan cukup, tubuh akan mengeluarkan banyak hormon stres ke dalam darah. Ini adalah indikasi dari inflamasi atau peradangan yang memegang peran penting dalam risiko serangan jantung. 

Nah, mulai sekarang harus lebih berhati-hati agar olahraga dengan teratur dan menjaga pola makan agar terhindar dari serangan jantung.

Baca Juga: Di Balik Nikmatnya Minuman Boba, Ternyata Ada Bahaya yang Mengintai

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya