Comscore Tracker

Hot Dog Awalnya dari Daging Anjing? Ini Sejarah yang Perlu Kamu Tahu

Jadi salah satu jajanan favorit selain burger

Ada berbagai masakan dari luar yang populer di Indonesia. Bahkan jadi tren dan banyak dijual di berbagai tempat. Dari restoran fast food sampai di pinggir jalan. Misalnya burger, pizza hingga hot dog.

Omong-omong soal hot dog, makanan ini salah satu yang difavoritkan. Ciri khasnya roti panjang dengan isian sosis, saos, ditambah potongan selada, tomat dan lainnya. 

Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, hot dog berarti anjing panas. Tapi apa iya makanan ini berasal dari daging anjing? Tapi jika kamu suka hot dog tahukah kamu sejarah hot dog? Yuk, simak penjelasan ini.

1. Ternyata, hot dog bukan berasal dari daging anjing

Hot Dog Awalnya dari Daging Anjing? Ini Sejarah yang Perlu Kamu TahuIlustrasi anjing herder (gerava.com)

Usut punya usut, ternyata hot dog sama sekali tidak mengandung daging anjing. Hot dog pertama kali diciptakan oleh orang Jerman pada tahun 1852. Mereka berinovasi dengan membuat sosis yang berukuran lebih langsing, pipih dan panjang, berbeda dari sosis biasanya yang cenderung buntal dan tambun. Selain itu, sosis ini juga memiliki sarung yang tipis. Isiannya adalah daging cincang yang sudah diberi banyak bumbu dan kemudian diasapi.

Si pembuat sosis ini memiliki anjing dachshund yang kemudian menginspirasinya untuk memberi nama sosis ciptaannya karena bentuknya yang mirip. Sejak itulah orang-orang menyebutnya dengan "dachshund sausages".

2. Hot dog dulunya juga dikonsumsi tanpa roti lho!

Hot Dog Awalnya dari Daging Anjing? Ini Sejarah yang Perlu Kamu Tahuhot dog (epicurious.com)

Seiring berjalannya waktu banyak orang Jerman yang bermigrasi ke Amerika. Pada tahun 1860an inilah orang-orang Amerika mulai mengenal "dachshund sausages". Namun, dulunya sosis ini hanya dikonsumsi begitu saja, atau tanpa roti.

Baca Juga: Resep Membuat Kebab Frozen yang Tahan Lama buat Camilan di Rumah 

3. Charles Feltman adalah orang yang mempopulerkan hot dog di Amerika.

Hot Dog Awalnya dari Daging Anjing? Ini Sejarah yang Perlu Kamu Tahuhot dog (ny.eater.com)

Feltman adalah orang Jerman yang bermigrasi ke Amerika pada tahun 1856 saat dia masih berumur 15 tahun. Pada tahun 1867, dia menjual pie di Coney Island beach dengan menggunakan gerobak dorong. Namun, karena cuaca yang dingin orang-orang pun lebih menyukai makanan hangat. Alhasil dagangannya tidak laku. Dia memutar otak dan akhirnya mendapat ide untuk menjual "dachshund sausages" yang dijepit roti bun. Makanan yang praktis, enak, dan murah ini pun langsung meroket dan laku keras di Amerika.

Feltman menamai dagangannya ini dengan 'Frankfurter Sandwiches'. Meski seorang pelopor, namun usaha Feltman bangkrut karena dia menjual dagangannya dengan harga tinggi. Kemudian pada tahun 1916, Nathan Handwerker yang merupakan anak buah Feltman membuka usaha hot dog dan laku keras. Hal inilah yang menyebabkan hot dog makin populer.

 

4. Berawal dari pertandingan bisbol dan basket, ini awal mula diberi nama hot dog

Hot Dog Awalnya dari Daging Anjing? Ini Sejarah yang Perlu Kamu TahuHot Dog (IDN Times/Doni Hermawan)

'Dachshund sausages' yang sudah masuk Amerika pada tahun 1860-an populer di New York. Biasanya, makanan ini dijual di pertandingan bisbol atau basket. Biasanya para penjual akan berteriak, "Get your hot dachschund sausages!".

Ketika seorang kartunis New York Journal yang bernama Tad Dorgan sedang melihat pertandingan, dia kemudian terinspirasi dan membuat ilustrasi anjing yang berada di tengah roti bun, lalu memberi caption "get your hot dogs." Semenjak itulah kata-kata hot dog makin populer dan dikenal hingga sekarang ini.

Baca Juga: Nyam! Ini 5 Burger Terbaik di Singapura yang Harus Dicoba

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya