Comscore Tracker

Influencer Rusia Tewas di Bali, Ini Tip Aman Naik Motor Sport

Jangan hanya terpacu adrenaline ya!

Jakarta, IDN Times - Kabar kecelakaan menghebohkan terjadi di Bali. Anastasia Tropitsel, seorang perempuan asal Rusia meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Bali. Anastasia mengendarai sepeda motor sport Kawasaki Ninja 250cc dua silinder. 

Anastasia bukan perempuan Rusia biasa. Dia adalah influencer dan sudah menjadi miliarder sejak berusia 15 tahun. Ia tewas karena menderita cedera kepala.

Terlepas dari kecelakaan tersebut, naik motor sport harus dengan konsentrasi tinggi. Kamu juga harus mengenali karakter motor kamu. Berikut beberapa tip naik motor sport. 

1. Karakter motor sports berbeda dengan motor lainnya

Influencer Rusia Tewas di Bali, Ini Tip Aman Naik Motor SportUnsplash/Richard ciraula

Sebelumnya kamu harus memahami karakter motor sports itu berbeda dengan motor lain. Motor jenis ini diciptakan untuk mengejar akselerasi dan karenanya bisa melesat dengan cepat. Karena itu, sebelum memuntir tuas gas, pastikan jalanan sedang tidak padat.

Baca Juga: Biar Tetap Awet, 3 Tip Merawat Motor Custom

2. Perhatikan kondisi jalan

Influencer Rusia Tewas di Bali, Ini Tip Aman Naik Motor SportUnsplash/ Joshua Reddekopp

Selain harus memahami karakter motor, kamu juga wajib tahu kondisi jalan. Sebab cara melahap jalan menikung tentu berbeda dengan jalan lurus.

Selain itu jalan berlubang juga menjadi musuh utama setiap pengendara. Apalagi motor sport tidak didesain untuk melaju di jalanan berlubang.

Cara paling aman adalah melaju dengan kecepatan normal, alias jangan ngebut.

3. Perhatikan teknik mengerem

Influencer Rusia Tewas di Bali, Ini Tip Aman Naik Motor SportUnsplash/Andrew Pons

Ngebut itu gampang, tinggal puntir tuas gas sedalam-dalamnya, motor pun akan melesat. Namun kamu juga harus mempelajari teknik mengerem.

Jika kamu melaju dengan kecepatan kurang dari 30 kpj, kamu bisa menggunakan rem belakang untuk menghentikan motor.

Namun jika kecepatan motormu 30-80 kpj, maka kamu harus menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Ini penting agar motor tidak melintir saat direm.

Sementara jika kamu melaju di atas 80 kpj, maka rem depan harus lebih sering digunakan. Pengereman juga harus dilakukan secara halus atau bertahap.

Baca Juga: Kisah Siarkansyah, Pernah Dianggap Gila karena Motor Custom

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya